Origin Adalah: Pengertian dan Istilah dalam Pengiriman – Apa kamu pernah melihat tulisan origin ketika sedang mengecek status pengiriman barang?
Nah, origin adalah istilah yang menunjukkan lokasi atau titik awal suatu pengiriman sebelum barang melanjutkan perjalanan ke lokasi tujuan.
Istilah ini cukup umum ditemukan pada sistem pelacakan resi, terutama ketika barang sedang diproses di agen, gudang, atau fasilitas awal ekspedisi.
Karena itu, memahami origin artinya apa dapat membantu kamu maupun penerima barang dapat membaca perjalanan barang dengan lebih tepat.
Apa Itu Origin? Pengertiannya pada Status Resi dan Pengiriman
Secara umum, origin adalah asal, permulaan, atau titik awal. Dalam konteks logistik, pengertian origin mengacu pada lokasi asal barang sebelum masuk ke tahapan distribusi berikutnya.
Pada status resi, origin dapat merujuk pada agen, gudang, gateway, dan lainnya yang menjadi bagian awal proses pengiriman.
Jadi, lokasi tersebut tidak selalu sama dengan alamat pengirim. Beberapa istilah yang dapat ditemukan dalam tracking antara lain:
Received at Origin
Status ini menunjukkan bahwa barang telah diterima di ekspedisi atau lokasi asal untuk diproses lebih lanjut.
Pada tahap ini, barang biasanya akan menjalani proses administrasi, penyortiran, atau persiapan sebelum diberangkatkan.
Baca juga: Ekspedisi Tangerang Samarinda
Shipment from Origin
Status shipment from origin menunjukkan bahwa barang telah diproses dan mulai dikirim dari lokasi asal menuju tahapan berikutnya dalam perjalanan.
Departed from Origin Facility
Status ini menandakan barang telah meninggalkan lokasi asal. Artinya, kiriman sudah bergerak menuju lokasi transit atau tujuan berikutnya.
Dengan memahami status tersebut, posisi barang dapat dibaca berdasarkan tahapan prosesnya, bukan hanya berdasarkan nama lokasi yang tercantum.
Apa Fungsi Origin dan Bagaimana Posisinya dalam Alur Pengiriman
Fungsi origin berkaitan dengan pencatatan titik awal barang dalam logistik. Informasi ini membantu jasa ekspedisi mengelompokkan kiriman berdasarkan rute dan memantau pergerakan pengiriman barang.
Untuk kamu sebagai pengirim barang, origin juga berfungsi untuk menunjukkan titik awal dari mana barang mulai diproses, membantu tracking barang dari satu lokasi ke lokasi berikutnya, mementukan proses atau rute pengiriman terutama jika barang perlu melewati gudang transit, serta memberikan transparansi perkembangan pengiriman.
Secara sederhana, alur pengiriman dapat digambarkan sebagai berikut.
Pengirim → Pick up → Origin → Transit → Destination → Penerima
Contoh Origin pada Status Resi dan Cara Membacanya
Saat kamu menemukan status yang mencantumkan origin pada resi, jangan hanya melihat nama lokasinya.
Kamu juga perlu memperhatikan juga status yang muncul, waktu pembaruan, dan status berikutnya.
Hal tersebut dapat membantu mengetahui apakah barang masih diproses di lokasi asal atau sudah melanjutkan perjalanan. Beberapa contoh status yang dapat muncul antara lain:
Baca Juga: Apa itu Principal? Pengertian, Jenis, dan Proses dalam Distribusi
Received at Origin
Status Received at Origin ini berarti berarti barang sudah diterima di lokasi awal atau gudang ekspedisi.
Barang masih dalam proses, seperti dicatat, diperiksa, atau disortir. Jadi, barang belum tentu sudah dikirim ke kota tujuan.
Shipment from Origin
Status shipment from origin menunjukkan bahwa barang barang sudah selesai diproses di lokasi asal dan mulai dikirim ke lokasi berikutnya.
Barang kemudian akan melanjutkan perjalanan, misalnya ke tempat transit atau langsung menuju wilayah tujuan.
Departed from Origin Facility
Status Departed from Origin Facility ini menandakan bahwa barang sudah meninggalkan lokasi asal dan melanjutkan perjalanan ke tempat berikutnya.
Meski begitu, status ini bukan berarti barang sudah sampai di alamat penerima.
Untuk mengetahui perkembangan barang dengan lebih tepat, perhatikan urutan status dan waktu pembaruannya.
Misalnya, jika sebelumnya muncul Received at Origin, kemudian berubah menjadi Departed from Origin Facility, berarti barang sudah selesai diproses di lokasi asal dan mulai melanjutkan perjalanan.
Baca juga: Ekspedisi Bekasi Samarinda
Perbedaan Origin, Pick Up, Transit, dan Destination
Keempat istilah yang kerap digunakan dalam logistik tersebut saling berkaitan, tetapi memiliki arti yang berbeda-beda.
Pick up merupakan proses penjemputan barang langsung dari lokasi pengirim barang. Sementara itu, origin akan menunjukkan lokasi awal barang diproses dalam pengiriman.
Lalu, istilah transit merupakan lokasi persinggahan ketika barang masih dalam perjalanan menuju ke lokasi tujuan. Sementara itu, destination merupakan lokasi tujuan pengiriman barang.
Dalam proses pengiriman, setiap lokasi memiliki fungsi yang berbeda, mulai dari tempat barang berangkat, diterima, transit, hingga sampai ke lokasi tujuan.
Hal yang Harus Diperhatikan pada Informasi Origin
Ketika menemukan status origin pada resi, jangan langsung menganggap bahwa barang sudah menuju alamat penerima.
Kamu perlu memperhatikan nama lokasi, tanggal, waktu, dan status berikutnya untuk mengetahui posisi barang secara lebih akurat.
Hal lain yang perlu dipahami adalah origin tidak selalu sama dengan alamat pengirim. Barang dapat diambil dari lokasi pengirim terlebih dahulu, kemudian diproses di gudang yang menjadi titik awal dalam proses pengiriman.
Jika status origin belum berubah dalam waktu yang cukup lama, pengirim dapat memeriksa kembali riwayat tracking atau menghubungi pihak ekspedisi untuk memastikan kondisi kiriman.
Origin dalam Alur Pengiriman Cargo
Pada pengiriman cargo, origin adalah titik awal barang diproses sebelum melanjutkan pengiriman ke lokasi tujuan. Lokasi ini dapat berbeda tergantung dari moda transportasi yang digunakan.
Origin juga tidak selalu berupa alamat pengirim, tetapi bisa berupa gudang, terimanl, pelabuhan, atau bandara tempat barang diproses sebelum diberangkatkan.
Pada cargo darat, biasanya barang dijemput dari lokasi pengirim dan dibawa ke gudang asal ekspedisi, dari gudang tersebut barang kemudian dimuat ke kendaraan ekspedisi utnuk dikirim menuju alamat tujuan.
Dalam alur pengiriman cargo darat ini, gudang ekspedisi dapat menjadi salah satu titik origin sebelum barang diberangkatkan.
Sementara itu, pada cargo laut, barang dapat melalui beberapa tahapan, mulai dari lokasi pengirim, gudang asal ekspedisi, hingga pelabuhan asal. Setelah diproses di pelabuhan, barang dimuat ke kapal untuk dikirim menuju pelabuhan tujuan.
Dalam alur ini, gudang asal dapat menjadi titik origin, sedangkan pelabuhan asal menjadi titik keberangkatan untuk perjalanan melalui laut.
Pada cargo udara, barang dari lokasi pengirim biasanya dibawa ke gudang asal ekspedisi untuk diproses sebelum menuju bandara.
Setelah siap diberangkatkan, barang dikirim menggunakan pesawat ke bandara tujuan dan kemudian dilanjutkan ke lokasi penerima.
Dalam alur ini, gudang asal dapat menjadi titik origin, sementara bandara asal menjadi titik keberangkatan untuk pengiriman melalui udara.
Baca Juga: Regulasi Adalah: Pengertian dan Contoh dalam Logistik
Mengapa Informasi Origin Penting bagi Pengirim dan Penerima Barang?
Memahami origin dapat membantu membantu pengirim dan penerima barang untuk mengetahui tahapan perjalanan barang.
Memahami origin ini juga dapat kamu gunakan untuk membedakan apakah barang masih diproses di lokasi asal atau sudah diberangkatkan.
Kesalahpahaman yang Sering Terjadi Mengenai Origin
Ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan agar tidak salah memahami istilah origin dalam proses pengiriman.
- Origin bukan selalu alamat pengirim, barang dapat dijemput dari alamat pengirim kemudian dibawa ke gudang ekspedisi untuk diproses. Lokasi tersebut dapat menjadi titik origin dalam pengiriman.
- Origin tidak selalu sama dengan lokasi pick up. Pick up merupakan proses mengambil barang dari pengirim, sedangkan origin adalah lokasi tempat barang mulai diproses dalam pengiriman.
- Origin bukan berarti barang sudah sampai tujuan, origin menunjukkan lokasi awal dalam perjalanan barang. Sementara itu, lokasi tujuan biasanya ditunjukkan dengan istilah destination.
- Origin bukan penanda lokasi barang secara real time. Informasi origin hanya menunjukkan lokasi atau tahapan tertentu dalam proses pengiriman. Jadi, posisi barang bisa saja sudah berubah meskipun informasi origin masih tercantum pada tracking.
Dengan memahami origin lebih dalam, kamu dapat mengetahui bahwa origin adalah informasi penting yang membantu memahami titik awal dan proses perjalanan barang dalam pengiriman.
Sehingga, kamu dapat membaca status tracking dengan lebih tepat dan tidak mudah salah mengartikan posisi barang dalam proses pengiriman.
FAQ
Apa itu origin dalam pengiriman?
Origin adalah titik atau lokasi awal tempat barang diproses sebelum melanjutkan perjalanan menuju tujuan.
Apa fungsi origin dalam pengiriman?
Origin berfungsi untuk menunjukkan titik awal distribusi, membantu proses sortir, mendukung tracking, dan memberikan informasi mengenai perjalanan barang.
Apa perbedaan origin dan destination?
Origin merupakan titik awal pengiriman, sedangkan destination merupakan lokasi tujuan barang.
Apa arti Departed from Origin Facility?
Status tersebut menunjukkan barang telah meninggalkan fasilitas asal dan melanjutkan perjalanan.
Apa yang harus dilakukan jika status origin tidak berubah?
Periksa waktu pembaruan tracking. Jika tidak ada perubahan dalam waktu yang cukup lama, hubungi pihak ekspedisi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.


