Promo Cuan Djatgo

Regulasi Adalah: Pengertian dan Contoh Dalam Logistik

Regulasi Adalah: Pengertian dan Contoh Dalam Logistik – Regulasi adalah salah satu aspek penting yang perlu dipahami sebelum mengirim barang karena setiap proses distribusi harus mengikuti aturan yang berlaku agar barang dapat sampai ke tujuan dengan aman dan lancar.

Dalam logistik, setiap jenis barang punya persyaratan pengiriman yang berbeda-beda, mulai dari dokumen yang diperlukan, standar packing, hingga ketentuan penanganan barang selama pengiriman.

Oleh karena itu, sebelum melakukan pengiriman barang, kamu perlu memahami aturan dan ketentuan yang berlaku pada jasa ekspedisi.

regulasi adalah

Lalu, apa yang dimaksud dengan regulasi dalam logistik? Mengapa regulasi adalah salah satu aspek yang harus dipahami sebelum mengirim barang?

Nah, pada artikel ini Djatgo akan menjelaskan kepada kamu apa itu regulasi, contoh regulasi dalam pengiriman barang, hingga apa saja yang perlu kamu perhatikan dalam regulasi pengiriman.

Apa itu Regulasi? Pahami Pengertian dan Tujuannya

Umumnya, regulasi adalah aturan atau ketentuan yang dibuat oleh pihak yang berwenang untuk mengatur suatu kegiatan supaya berlangsung dengan aman dan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan.

Regulasi juga umumnya diterapkan dalam berbagai bidang dan sektor, mulai dari pemerintahan, bisnis, kesehatan, hingga logistik.

Dalam logistik sendiri, regulasi dalam pengiriman merupakan sebuah aturan yang mengatur keseluruhan proses distribusi barang.

Mulai dari pemesanan pengiriman, penerimaan barang, pengemasan, penyimpanan, pengangkutan, hingga barang tiba di lokasi tujuan.

Baca Juga: Pelabuhan Tanjung Priok Jadi Penopang Logistik di Indonesia

Regulasi dalam logistik ini bertujuan untuk melindungi seluruh pihak yang terlibat dalam proses distribusi, menjaga keamanan dalam pengiriman, serta memastikan barang yang dikirim sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Dengan adanya regulasi, proses pengiriman menjadi lebih efisien karena memiliki aturan yang jelas karena menjamin keamanan konsumen, adanya kepastian hukum terhadap setiap transaksi, serta menjadikan persaingan usaha yang sehat.

Dengan demikian, regulasi adalah pedoman utama agar proses distribusi barang berjalan aman dan tertib.

Contoh Regulasi dalam Logistik

Regulasi adalah ketentuan yang mengatur seluruh proses distribusi barang sehingga setiap tahapan pengiriman dapat berjalan sesuai prosedur.

Berikut beberapa contoh regulasi adalah bagian penting dalam pengiriman yang diterapkan oleh jasa kirim.

pengertian regulasi

Regulasi Perizinan Usaha Logistik

Setiap jasa logistik wajib memenuhi persyaratan legal sebelum menjalankan operasional.

Kepemilikan izin usaha menunjukkan bahwa perusahaan atau jasa logistik telah memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah sehingga dapat memberikan layanan yang resmi dan profesional.

Salah satu dasar hukumnya, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2014 tentang Angkutan Jalan yang mengatur penyelenggaraan angkutan barang beserta tanggung jawab pengangkut.

Selain itu, ada juga Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 57/M-DAG/PER/12/2017 yang mengatur standar penyelenggaraan usaha logistik, mulai dari kepabeanan, pengangkutan barang, hingga pengelolaan pergudangan.

Regulasi Dokumen Pengiriman

Setiap pengiriman barang memerlukan dokumen pendukung sebagai bukti atau resi transaksi pengiriman.

Dokumen tersebut juga memudahkan proses tracking barang apabila terjadi kendala selama pengiriman.

Beberapa dokumen yang umumnya digunakan, antara lain surat jalan atau delivery order (DO) untuk pengiriman darat, Bill of Lading (B/L) untuk pengiriman laut, dan Airway Bill (AWB) untuk pengiriman udara.

Dokumen tersebut dapat menjadi bukti bahwa barang telah dikirim menuju lokasi tujuan.

Baca Juga: Apa itu Out of Gauge dan Overweight dalam Pengiriman? Kenali Istilahnya agar Tidak Salah Kirim Barang

Regulasi Angkutan Barang Berdasarkan Moda Transportasi

Regulasi khusus sesuai dengan moda transportasi yang digunakan untuk pengiriman supaya kegiatan distribusi barang berlangsung aman dan efisien.

Beberapa regulasi yang mengatur penyelenggaraan angkutan barang, antara lain:

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 83 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan angkutan barang melalui jalan.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 104 Tahun 2018 mengenai angkutan barang melalui laut.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 122 Tahun 2018 yang mengatur angkutan barang melalui udara.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 127 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan angkutan barang menggunakan kereta api.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 19 Tahun 2020 mengenai angkutan barang melalui jaringan pipa, terutama untuk distribusi minyak, gas, dan cairan industri.

Regulasi tersebut mengatur berbagai aspek pengiriman, mulai dari perizinan, persyaratan operasional, hingga pemeliharaan moda transportasi.

Regulasi Keselamatan Kendaraan dan Muatan

Keselamatan menjadi aspek penting dalam kegiatan logistik. Oleh karena itu, adanya regulasi mengenai kapasitas muatan, kelayakan kendaraan, serta standar operasional.

Salah satu contohnya adalah kebijakan Zero ODOL (Over Dimension Over Load) yang melarang kendaraan angkutan membawa muatan melebihi kapasitas yang telah ditentukan.

Selain itu, moda transportasi yang digunakan juga diwajibkan menjalani uji KIR secara berkala agar tetap memenuhi standar keselamatan selama beroperasi.

Regulasi Barang Berbahaya

Barang yang tergolong berbahaya, seperti bahan kimia, baterai, maupun cairan mudah terbakar, harus dikirim sesuai prosedur khusus agar tidak membahayakan manusia maupun lingkungan.

Untuk pengiriman udara, standar yang digunakan mengacu pada IATA Dangerous Goods Regulations (DGR) yang mengatur jenis, pengemasan, pelabelan, hingga penanganan barang berbahaya.

Sementara itu, pengiriman bahan berbahaya dan beracun (B3) di Indonesia juga harus mengikuti ketentuan pemerintah yang berlaku.

Regulasi Perlindungan Konsumen

Adanya regulasi juga memberikan perlindungan bagi pelanggan.

Penyedia layanan wajib memberikan informasi yang jelas mengenai tarif, estimasi pengiriman, prosedur, serta tanggung jawab apabila terjadi kehilangan atau kerusakan barang.

Ketentuan tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Melalui regulasi ini, jasa ekspedisi berkewajiban memberikan kompensasi apabila kerugian terjadi akibat kelalaian dalam proses pengiriman.

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa regulasi adalah dasar ketentuan yang memastikan seluruh aktivitas logistik berlangsung sesuai prosedur dengan aman.

Hal yang Kamu Harus Perhatikan dalam Regulasi Pengiriman

contoh regulasi

Memahami regulasi saja belum cukup. Sebelum mengirim barang, pastikan seluruh persyaratan telah kamu penuhi agar proses pengiriman berjalan lancar dan terhindar dari kendala.

Pastikan Barang Memenuhi Ketentuan

Periksa terlebih dahulu apakah barang yang akan dikirim termasuk barang yang sesuai dengan ketentuan.

Untuk barang tertentu, seperti bahan berbahaya atau barang bernilai tinggi, pastikan seluruh persyaratan dari jasa ekspedisi telah dipenuhi.

Lengkapi Dokumen dan Informasi Pengiriman

Gunakan dokumen pengiriman yang sesuai serta pastikan kamu sudah menuliskan data pengirim dan penerima secara lengkap dan jelas agar proses pengiriman berjalan lancar.

Gunakan Packing yang Sesuai

Packing barang sesuai jenis dan karakteristiknya untuk mengurangi risiko kerusakan selama pengiriman. Apabila diperlukan, kamu bisa menggunakan pelindung tambahan seperti bubble wrap atau packing kayu.

Pahami Ketentuan Penyedia Jasa Logistik

Setiap jasa ekspedisi memiliki ketentuan yang berbeda mengenai jenis barang, berat minimum, dan estimasi pengiriman.

Pahamilah syarat dan ketentuan sebelum mengirim barang untuk membantu menghindari kesalahan selama pengiriman.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, proses pengiriman dapat berlangsung lebih aman, efisien, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

FAQ

Apa itu regulasi dalam pengiriman barang?

Regulasi dalam pengiriman barang adalah aturan yang mengatur proses distribusi barang, mulai dari pengemasan, pengangkutan, hingga barang diterima oleh penerima sesuai ketentuan yang berlaku.

Mengapa regulasi itu penting dalam logistik?

Regulasi dalam logistik dapat membantu menjaga keamanan barang, meningkatkan kemudahan distribusi, memberikan kepastian prosedur, serta mengurangi risiko kesalahan selama proses pengiriman.

Bagaimana jika regulasi pengiriman tidak dipatuhi?

Pelanggaran terhadap regulasi dapat menyebabkan barang ditolak dalam pengiriman, pengiriman tertunda, dikenakan biaya tambahan, atau bahkan menimbulkan risiko keselamatan selama proses distribusi.

Apakah setiap jenis barang memiliki regulasi pengiriman yang berbeda?

Ya, setiap jenis barang dapat memiliki regulasi yang berbeda, terutama untuk barang berbahaya, bahan kimia, makanan, obat-obatan, hewan, atau barang bernilai tinggi.

Bagaimana cara memastikan pengiriman barang sudah sesuai dengan regulasi?

Sebelum mengirim barang, pastikan jenis barang sesuai ketentuan untuk dikirim, gunakan pengemasan sesuai standar, lengkapi dokumen yang dibutuhkan, serta ikuti ketentuan yang ditetapkan oleh jasa ekspedisi.

Jika Anda suka dengan artikel ini , Share  ya !

Artikel Terkait Lainnya

whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Sintha Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Vivi Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Reka Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Rina Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Virgi Float
whatsapp-icon

Hubungi Marketing Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Sintha Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Medan, Aceh, & Pekanbaru

🟢 Available

cs djatgo sinta

Marketing Tujuan Medan & Jawa

🟢 Available

cs djatgo virgi

Marketing Tujuan Sumatera

🟢 Available

Rina Marketing Djatgo

Marketing Tujuan Kalimantan

🟢 Available

Virgi Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Sulawesi, Bali, NTB, & Papua

🟢 Available

whatsapp-icon

Hubungi Marketing Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Sintha Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Medan, Aceh, & Pekanbaru

🟢 Available

whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Gaspol Sintha Float
whatsapp-icon

Hubungi Marketing Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Virgi Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Sulawesi, Bali, NTB, & Papua

🟢 Available

whatsapp-icon

Hubungi Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Form Barang Sintha Float
whatsapp-icon

Hubungi Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Form Oodara