Ketahui 100 Istilah dalam Warehouse dan Artinya – Bagi kamu yang ingin berkarir di bidang barang dan jasa, penting untuk mengetahui istilah dalam warehouse.
Dengan memahami istilah-istilah yang ada, kamu bisa dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan kerja. Hal ini tentunya akan membantu kamu untuk meningkatkan performa kerja agar maksimal.
Selain kemampuan dan pengalaman, pemahamaan mengenai beberapa istilah warehouse menjadi hal yang tidak boleh dilewatkan.
Maka dari itu, kamu perlu memahami 100 istilah warehouse beserta arti istilah tersebut.
Sedang Membahas Tentang
ToggleIstilah dalam Warehouse
Memahami istilah dalam warehouse merupakan suatu keharusan untuk kamu yang ingin mengembangkan bisnis ataupun bekerja di bidang industri.
Untuk mengoptimalkan efisiensi dan juga ketepatan operasional, ada istilah-istilah penting yang harus dipahami dan diterapkan dengan baik.
Accessorial Charges
Accessorial charges atau biaya tambahan merupakan biaya yang dikenakan oleh penyedia layanan logistik di luar tarif pengiriman.
Air Waybill
AWB atau Air Waybill merupakan sebuah surat muatan udara yang disingkat sebagai SMU. Istilah ini menjadi bukti cetak dokumen terkait pengiriman barang melalui udara sesuai peraturan resmi.
Backhaul
Backhaul adalah proses transportasi informasi dan data dari jaringan remote yang lebih kecil menuju data center. Proses ini digunakan untuk menghubungkan LAN dengan WAN atau internet.
Bill of Lading
Dokumen hukum yang digunakan dalam pelayaran internasional dan juga perdagangan. Selain itu sebagai dokumen tanda terima, sebagian kontrak, dan bukti kepemilikan.
Bonded Warehouse
Merupakan fasilitas penyimpanan yang digunakan untuk menyimpan barang impor tanpa harus membayar bea masuk dan juga pajak selama barang tersebut masih berada di dalam gudang.
Broker
Broker adalah perusahaan atau individu yang memiliki fungsi sebagai penghubung antara investor dengan pasar modal.
Bulk Cargo
Bulk Cargo merupakan jenis barang yang dikirim dalam jumlah besar tanpa dikemas secara individu. Biasanya barang dalam bentuk bahan mentah atau komoditas.
Cartage
Prosedur transportasi yang melibatkan pemindahan cargo tertentu dalam jarak yang pendek. Biasanya istilah ini digunakan untuk layanan pengangkutan yang melayani tujuan lokal.
Cold Chain
Cold Chain merupakan sistem rantai pasok yang memperhatikan tingkatan suhu pada setiap prosesnya. Tujuannya untuk menjaga produk agar tetap bersuhu dingin ataupun beku.
Baca Juga : Mengenal 50 Istilah Bongkar Muat Kontainer di Pelabuhan
Cold Storage
Cold Storage adalah ruangan yang dirancang untuk menjaga suhu agar tetap dingin dan stabil. Biasanya istilah ini digunakan untuk menjaga suhu makanan ataupun produk tertentu.
Consolidation
Umumnya Consolidation memiliki arti sebagai ketidakpastian pasar yang berakhir ketika harga aset bergerak di bawah atau di atas pola perdagangan.
Containerization
Proses deployment perangkat lunak yang menyatukan kode aplikasi dengan semua file dan juga pustaka yang dibutuhkan untuk berjalan di infrastruktur apapun.
Cross‑Docking
Teknik logistik yang bertujuan untuk mempercepat pengiriman barang dan meningkatkan efisiensi rantai pasok.
Cross‑Dock Facility
Fasilitas Cross Dock dirancang bukan hanya untuk penyimpanan, melainkan untuk aliran barang yang hampir konstan dari pemasok ke pelanggan.
Customs Broker
Perusahaan logistik yang memiliki tugas untuk mengurus beberapa aspek administratif dan hukum yang terkait dengan ekspor impor barang.
Cycle Counting
Prosedur paling efektif untuk mencatat stok barang yang ada di gudang. Hasil perhitungan akan dianggap sebagai referensi dan dibandingkan dengan perhitungan di sistem untuk menentukan apakah hasilnya sesuai atau tidak.
Deadweight Tonnage
Ukuran total isi kapal termasuk cargo, bahan bakar, penumpang, awak kapal, air, dan juga makanan. Berat ini biasanya dinyatakan dalam ton panjang seperti 2.240 pon.
Demurrage
Demurrage terjadi karena adanya keterlambatan dalam proses pembokaran serta pemuatan kapal yang disewa. Istilah ini diartikan saat adanya keterlambatan dalam memuat atau membongkar kapal berarti kehilangan keuntungan bagi pemilik kapal.
Distribution Center
Dikenal sebagai pusat distribusi yang memiliki arti sebagai fasilitas fisik untuk mengelola, mengelompokkan, mendistribusikan, serta menyimpan produk ke beberapa tujuan di seluruh dunia.
Drayage
Istilah yang digunakan dalam sektor pelayaran dan juga logistik, biasanya merujuk pada proses pengangkutan barang dengan jarak pendek.
Drayage Carrier
Perusahaan angkutan truk yang mengkhususkan dirinya dalam memindahkan muatan container yang masuk dan keluar dari pelabuhan ataupun fasilitas intermodal.
Drop Trailer
Proses sederhana di mana pengemudi meninggalkan trailer kamu di fasilitas selama beberapa waktu sampai kendaraan lain mengambilnya. Istilah ini memberikan pengirim lebih banyak kebebasan karena mereka dapat memuat trailer secara mandiri.
EDI (Electronic Data Interchange)
Pertukaran otomatis dokumen bisnis antar organisasi. Alur kerja bisnis harian memerlukan pertukaran dokumen seperti pesanan pembelian, faktur, dan juga formulir pengiriman.
ERP (Enterprise Resource Planning)
Suatu model sistem informasi yang memungkinkan organisasi untuk mengoptimasi dan mengintegrasikan proses bisnis utamanya.
Expedited Shipping
Metode pengiriman di mana barang dikirim lebih cepat dari biasanya. Biasanya pengiriman dipercepat bergerak langsung dari tempat penjemputan hingga ke pengiriman.
FCL (Full Container Load)
FCL adalah jenis pengiriman cargo yang menempati seluruh ruang container. Pengirim biasanya memesan seluruh container dan tidak membaginya dengan pengiriman lain.
FIFO (First In, First Out)
Salah satu metode manajemen persediaan dengan cara menggunakan stok barang di gudang sesuai waktu masuknya. Stok yang pertama kali masuk ke gudang adalah stok yang harus pertama kali keluar.
Flat Rack Container
Container yang digunakan untuk mengirimkan produk secara internasional ketika cargo tidak dapat masuk ke dalam container standar.
Flatbed
Jenis kendaraan komersial yang memiliki bak terbuka tanpa adanya dinding maupun atap. Desainnya sederhana namun efektif yang membuatnya sangat cocok untuk mengangkut beberapa muatan berukuran besar dan berat.
Freight Audit
Sebuah proses pemeriksaan atau validasi pada dokumen maupun faktur secara cermat untuk memastikan keandalan dan keakuratan pada setiap proses operasional.
Freight Forwarder
Perusahaan jasa angkut barang dari suatu tempat ke tempat lain dengan jumlah pengiriman yang besar dan banyak.
FTZ (Free Trade Zone)
Kawasan pabean dengan batas geografis tertentu yang memperlakukan perlakuan khusus dalam hal perpajakan, kepabeanan, dan juga perizinan.
Full Truckload (FTL)
Jenis moda pengiriman di mana sebuah truk mengangkut satu kiriman khusus. Pengangkutan FTL ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan moda pengiriman truk alternatif lainnya.
Gross Weight
Berat keseluruhan dari container beserta barang yang ada di dalamnya. Berat ini termasuk ke dalam berat tara atau empty weigh dari container itu sendiri.
Hazmat
Hazmat merupakan singkatan dari “bahan berbahaya” atau zat dalam jumlah maupun bentuk yang dapat menimbulkan resiko wajar terhadap kesehatan, lingkungan, dan juga properti.
Hub
Lokasi fisik tempat barang disimpan, didistribusikan, dan juga dikirim. Tempatnya bisa berupa gudang, toko ritel, maupun pusat pemenuhan pesanan.
Incoterms
Ketentuan yang digunakan oleh pelaku perdagangan internasional saat mengirim barang dalam transaksi ataupun kontrak. Hal ini mencakup semua tugas, resiko, serta biaya yang terkait dengan transaksi penjualan dan pembelian barang.
Inbound Logistics
Proses penerimaan dan penyimpanan bahan baku serta komponen yang dibutuhkan untuk produksi. Kegiatannya mencakup pengadaaan, transportasi, pembelian, dan juga penyimpanan.
Intermodal
Cargo tetap berada dalam container yang sama saat berpindah antar moda transportasi dari titik keberangkatan hingga ke tujuan.
Baca Juga : Mengenal 165 Istilah-istilah Dalam Cargo Udara
Intermediate Bulk Container (IBC)
Wadah yang dapat digunakan kembali, terpasang di palet, dan juga berkelas di industri. Wadah ini digunakan untuk menyimpan dan mengangkut bubuk curah serta cairan.
Inventory Management
Suatu sistem manajemen persediaan yang digunakan untuk mengelola, mengontrol, dan juga memantau persediaan suatu bisnis.
Just‑In‑Time (JIT)
Strategi manajemen yang menyelaraskan pesanan bahan baku dari pemasok secara langsung dengan jadwal produksi. Metode ini mengharuskan produsen untuk dapat memperkirakan permintaan secara akurat.
KPI (Key Performance Indicator)
Alat untuk mengukur seberapa efektif suatu proyek atau organisasi dalam mencapai tujuan masing-masing. KPI dapat memberikan gambaran yang jelas apakah semua aspek bisnis berjalan sesuai rencana atau tidak.
Kitting
Teknik manajemen inventaris yang dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan pendapatan, meningkatkan kepuasan, serta mengurangi biaya.
Lease Equipment
Suatu praktik di mana perusahaan menyewa peralatan atau mesin dari perusahaan lain untuk jangka waktu tertentu dengan imbalan pembayaran sewa.
Lead Time
Waktu yang diperlukan dari awal suatu proyek sampai penyelesaiannya, mencakup semua langkah yang terlibat dalam proyek. Lead time menjadi durasi dari fase perencanaan hingga penyelesaian pengiriman.
Less than Container Load (LCL)
Metode pengiriman yang menggabungkan barang dengan muatan dari pengirim lain dalam satu container. Metode ini cukup efisien dalam pengiriman karena jumlahnya yang kecil dan biaya dihitung sesuai ruang yang digunakan.
Less than Truckload (LTL)
Pengiriman LTL digunakan untuk mengangkut pengiriman yang lebih kecil, biasanya mulai dari 68 kg sampai 900 kg.
Line Haul
Pengangkutan barang dengan moda transportasi apapun baik itu darat, udara, maupun laut. Pengangkutan ini biasanya dilakukan pada stasiun yang berupa kota, gudang, maupun pelabuhan.
Logistic Park
Ruang industri yang dirancang dan digunakan oleh suatu bisnis untuk menyimpan inventaris atau barang. Selain penyimpanan, ruangan ini juga dirancang untuk menjalankan segala proses logistik secara sistematis.
Manifest
Suatu dokumen yang berisi semua informasi yang berhubungan dengan barang dan penumpang yang sedang diangkut oleh sarana pengangkut.
Manifesting
Status pengiriman yang menunjukkan jika barang atau paket telah didaftarkan di sistem logistik perusahaan pengiriman. Biasanya dilakukan setelah barang disiapkan untuk dikirim dan sebelum barang diserahkan ke layanan pengiriman.
Material Handling
Salah satu aspek penting dalam proses produksi. Proses Material Handling ini mencakup penyimpanan, perlindungan, pergerakan, serta pengendalian bahan.
Multimodal
Sistem pengiriman yang menggunakan lebih dari satu moda transportasi dalam satu perjalanan, namun pengiriman dikelola oleh satu penyedia layanan logistik maupun ekspedisi.
Multi‑Drop Delivery
Metode pengiriman yang melibatkan satu kendaraan pengiriman yang mengantarkan barang ke beberapa alamat atau tujuan berbeda dalam sekali perjalanan.
Order Cycle
Menjelaskan waktu dan proses dari pemesanan sampai penerimaan pengiriman seperti komunikasi pesanan, pemrosesan pesanan, serta transportasi.
Order Fulfillment
Urutan menerima dan memproses pesanan untuk didistribusikan ke pelanggan. Hal ini juga termasuk mengirimkan barang sesuai janji kepada pelanggan.
Outbound Logistics
Aktivitas yang berpatokan pada pemindahan atau pengiriman produk maupun barang ke pengguna akhir. Hal ini bertujuan untuk negosiasi tarif dengan operator dan menurunkan biaya persediaan.
Pallet
Sebuah media berbentuk persegi yang biasanya terbuat dari kayu dan memiliki rongga. Pallet juga merupakan struktur datar untuk membantu barang-barang agar tetap stabil ketika diangkat.
Pallet Jack
Alat yang dirancang untuk mengangkut barang dari satu lokasi ke lokasi lain. Alat ini dilengkapi dengan adanya garpu yang dimasukkan di bawah pallet untuk nantinya diangkat dan dipindahkan.
Pick and Pack
Proses pemenuhan di mana barang diambil dari inventaris dan kemudian ditempatkan dalam suatu kotak untuk pengiriman.
Pick Face
Lokasi di gudang yang menjadi tempat produk disimpan sebelum diambil untuk dipesan. Biasanya pick face menjadi tempat pertama dalam proses pengambilan barang.
Pool Distribution
Metode distribusi yang telah populer dan teruji di seluruh dunia. Metode ini menggabungkan muatan yang akan dikirim ke arah yang sama untuk mengisi truk kosong sehingga dapat menghemat waktu dan biaya.
POD (Proof of Delivery)
Dokumen yang berfungsi sebagai bukti tertulis atas pengiriman yang tepat. Dengan adanya POD ini, kerusakan, ketidakterkiriman, ketidaklengkapan dapat dicatat dengan kepastian hukum.
PO (Purchase Order)
Dokumen penting yang digunakan dalam proses penjualan. Dokumen ini cukup penting karena untuk memastikan jika kedua belah pihak telah memahami persyaratan pembelian.
Private Fleet
Sekumpulan kendaraan yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk keperluan transportasi, baik itu untuk mengantarkan pesanan ataupun mengirim barang dalam jumlah besar.
Purchase Order
Dokumen untuk memesan barang atau jasa dari penjual dan dapat menjadi kontrak awal sebelum transaksi terjadi.
Receipt Advice
Dokumen untuk menerbitkan kejadian yang memberitahukan sistem eksternal bahwa saran tanda terima untuk pesanan pembelian, pengiriman dalam perjalanan, serta pesanan transfer.
RFID (Radio‑Frequency Identification)
Sebuah perangkat teknologi nirkabel yang memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi objek atau target tertentu dengan cara membaca dan memasukkan data melalui sinyal radio.
Reverse Logistics
Serangkaian kegiatan dan proses yang terlibat dalam pengelolaan aliran barang dari titik akhir konsumen kembali ke titik awal rantai pasok atau produsen.
RFP (Request for Proposal)
Dokumen dari pemerintah, organisasi, atau proyek yang mengumumkan proyek baru dan mengundang kontraktor maupun vendor untuk mengajukan penawaran mereka.
RFS (Request for Shipment)
Dokumen yang mencakup jabatan keahlian, kualifikasi, tugas pekerjaan, hasik kerja, dan spesifikasi umum yang digunakan untuk mengidentifikasi dan meminta kandidat yang sesuai untuk memenuhi kebutuhan layanan.
Safety Stock
Sistem persediaan ekstras yang disimpan sebagai pengaman terhadap fluktuasi permintaan serta ketidakpastian rantai pasokan.
SCAC (Standard Carrier Alpha Code)
Kode dua hingga empat huruf yang digunakan untuk mengidentifikasi kapal pengangkut umum dalam sistem komputer dalam dokumen pengiriman seperti surat muatan, daftar pengepakan, dan juga bill of lading.
SKU (Stock Keeping Unit)
Suatu kode unik yang ditambahkan pada setiap produk atau barang, baik yang dijual maupun dibeli oleh pelaku wirausaha. SKU merupakan hal yang berhubungan erat dengan stok barang dan juga inventory bisnis.
Slotting
Proses strategi dalam penataan barang yang berada di gudang untuk memaksimalkan ruang, meningkatkan efisiensi operasional, serta mempercepat proses packing.
Special Equipment
Peralatan yang dipasang pada truk bermotor, jika digabungkan dengan truk tempat peralatan terpasang merupakan suatu unit mandiri yang dikonfigurasi untuk tujuan tertentu.
Supply Chain
Serangkaian jaringan proses produksi sampai penyaluran suatu produk agar dapat diterima oleh konsumen terakhir. Termasuk proses pengolahan bahan baku serta pengangkutan produk ke tangan konsumen.
Tailgate Delivery
Perangkat mekanis yang dipasang di bagian belakang truk untuk memudahkan dalam penanganan cargo.
Temperature Mapping
Proses pemasangan sensor pencatat data di seluruh unit atau ruangan yang bertujuan untuk memantau dan menganalisis data suhu.
Third‑Party Logistics (3PL)
Layanan jasa pengiriman barang yang diselenggarakan oleh pihak ketiga untuk membantu pelaku bisnis dalam menjalankan rangkaian kebutuhan rantai pasok.
Fourth‑Party Logistics (4PL)
Jasa logistik yang menyediakan solusi bagi perusahaan dengan adanya layanan yang meliputi perencanaan, pengadaan, pengendalian, serta implementasi dari seluruh proses logistik.
TMS (Transportation Management System)
Sistem manajemen transportasi logistik yang dapat membantu perusahaan untuk mengoptimalkan kegiatan pengiriman logistik dan barang.
TEU (Twenty‑foot Equivalent Unit)
Uni pengukuran pasti yang digunakan untuk menentukan kapasitas cargo untuk terminal maupun kapal container.
Throughput
Jumlah data yang berhasil diproses oleh sistem dalam satuan waktu tertentu tergantung pada volume data yang ditransfer. Istilah ini penting karena untuk menentukan efisiensi dan juga efektivitas sistem dalam menangani workload.
Transit Time
Interval waktu yang dibutuhkan agar kiriman terkirim setelah diambil dari titik keberangkatan. Ini menjadi jumlah waktu yang akan dihabiskan untuk memindahkan barang dari satu titik ke titik lainnya.
Baca Juga : Perbedaan Loading dan Unloading Barang Pada Ekspedisi
Truckload
Kondisi ketika kiriman kamu sesuai namanya dan cukup besar untuk memenuhi satu truk. Hal ini memiliki arti bahwa cargo kamu tidak akan digabungkan dengan kiriman dari pelanggan lain.
Unit Load Device (ULD)
Container yang digunakan untuk memuat cargo, bagasi, dan juga surat pada pesawat berbentuk lebar atau pesawat berbentuk kecil tertentu.
Unit Load
Metode untuk menggabungkan beberapa barang menjadi satu muatan tunggal yang aman dan juga mudah dikelola. Biasanya digunakan untuk keperluan transportasi dan penanganan.
VAS (Value‑Added Services)
Layanan tambahan yang diberikan oleh sebuah perusahaan kepada pelanggannya di atas layanan utama atau produk yang ditawarkan.
VAT (Value‑Added Tax)
Pajak atau pungutan yang dikenakan pada setiap proses produksi maupun distribusi barang. Masyarakat umum sering menemukan istilah ini dalam transaksi sehari-hari dan dikenal sebagai PPN.
Visibility
Kemampuan strategis untuk memantau setiap komponen rantai pasok dari awal hingga akhir.
Warehouse
Jasa penyimpanan barang untuk produksi atau hasil dari produksi dalam jumlah dan rentang waktu tertentu yang kemudian akan didistribusikan ke lokasi yang dituju sesuai permintaan.
Warehouse Management System (WMS)
Perangkat lunak yang dibuat khusus untuk membantu seluruh proses manajemen gudang perusahaan. Proses ini termasuk dalam pergerakan, pemasukan, hingga keluarnya barang dari gudang.
Warehouse Operations
Proses pengelolaan aktivitas pergudangan seperti penyimpanan, penerimaan, serta pengiriman. Biasanya Warehouse Operations mencakup proses alur kerja, sistem manajemen gudang, dan beberapa aktivitas lainnya.
Yard Management System (YMS)
Solusi perangkat lunak yang dirancang untuk memantau pergerakan trailer di dermaga fasilitas, gudang, serta pusat distribusi.
Zone Skipping
Strategi pengiriman yang menggabungkan beberapa muatan barang atau paket dan ditujukan ke wilayah yang sama dan mengirimkannya dalam satu pengiriman.
Zonal Picking
Strategi pengambilan pesanan yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses pengambilan pesanan. Zonal Picking menjadi metode pengambil yang optimal, baik secara terpisah maupun dikombinasikan dengan strategi lain.
Wholesaler
Aktvitias menjual barang dalam jumlah besar kepada institusi, pengecer, ataupun ke pengguna komersial lainnya daripada menjual langsung ke konsumen akhir.
Memahami 100 istilah dalam warehouse menjadi kunci utama untuk mengelola operasi secara efisien.
Dengan penjelasan dari setiap istilah, kamu dapat menggali lebih dalam lagi mengenai strategi di balik manajemen persediaan gudang.
Penerapan istilah-istilah yang ada dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan juga menjaga kualitas layanan dalam rantai pasok yang dinamis.
FAQ
Istilah apa saja yang ada di dalam gudang?
SKU (Stock Keeping Unit), Slotting, Special Equipment, Supply Chain, Tailgate Delivery, Temperature Mapping, Third‑Party Logistics (3PL), dan beberapa istilah lainnya.
Apa istilah-istilah dalam warehouse sangat penting?
Istilah-istilah yang ada sangat penting karena dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya, dan juga menjaga kualitas layanan dalam rantai pasok yang dinamis.
Apa tujuan adanya 100 istilah dalam warehouse ini?
Untuk mengoptimalkan efisiensi dan juga ketepatan operasional
Kenapa harus mengetahui istilah-istilah dalam warehouse?
Dengan memahami istilah-istilah yang ada, kamu bisa dengan mudah beradaptasi dengan lingkungan kerja. Hal ini tentunya akan membantu untuk meningkatkan performa kerja agar maksimal.


