Mau Kirim Tas Grosir dalam Jumlah Banyak? Ini Caranya – Bagi distributor, pemilik toko, hingga pelaku usaha fashion, kirim tas grosir ke toko cabang, reseller, atau pelanggan luar kota membutuhkan persiapan yang matang.
Jumlah barang yang banyak membuat kamu perlu memperhatikan ukuran kemasan, perlindungan produk, hingga biaya pengiriman agar stok sampai di tujuan dalam kondisi baik.
Berbeda dari paket satuan, pengiriman tas dalam jumlah besar membutuhkan pengaturan barang yang lebih terencana.

Tas yang disusun sembarangan dapat memakan banyak ruang, sedangkan kemasan yang kurang tepat berisiko membuat produk kotor atau berubah bentuk.
Oleh karena itu, dalam artikel ini Djatgo akan menjelaskan kepada kamu mengenai jenis tas yang dikirim, cara menyiapkan barang, dan layanan pengiriman yang sesuai.
Jenis Tas yang Umum Dikirim dalam Jumlah Grosir
Ada berbagai jenis tas yang biasa dikirim untuk memenuhi kebutuhan stok toko, distribusi produk, hingga pesanan perusahaan dalam jumlah besar.
Setiap jenis tas memiliki ukuran, bahan, dan bentuk yang berbeda sehingga perlu disesuaikan dengan metode pengemasan.
Dengan mengenali karakteristiknya, kamu dapat menata barang secara lebih efisien sekaligus menjaga kualitas produk selama perjalanan.
Baca juga: Ekspedisi Bekasi Siwa
Tas Ransel dan Tas Sekolah
Tas ransel dan tas sekolah termasuk produk yang sering dikirim dalam jumlah banyak, terutama menjelang tahun ajaran baru atau periode belanja perlengkapan sekolah.
Tas jenis ini umumnya memiliki tali bahu, kantong tambahan, ritsleting, dan bantalan yang dapat menambah ruang saat dikemas.
Untuk menghemat tempat, tali bahu dapat dirapikan dan dimasukkan ke bagian dalam tas jika memungkinkan.
Kantong-kantongnya juga bisa dirapikan agar tidak menggembung. Jika tas memiliki bantalan tebal atau struktur tertentu, hindari menekan barang terlalu kuat karena dapat memengaruhi bentuknya.
Tas Wanita dan Tas Fashion
Tas wanita dan tas fashion memiliki variasi model yang luas, mulai dari tote bag, handbag, hingga tas pesta. Bahannya pun beragam, seperti kain, kulit sintetis, kanvas, dan bahan lain dengan karakteristik berbeda.
Sebagian tas memiliki struktur kokoh yang perlu dipertahankan, sedangkan model berbahan lentur lebih mudah dilipat atau disusun.
Sebelum dikemas, pisahkan tas berdasarkan model dan ukuran. Untuk tas yang mudah tergores, gunakan pembungkus individual atau pelindung pada bagian yang rentan, seperti aksesori logam dan permukaan dekoratif.
Sementara itu, tas yang memiliki struktur kaku sebaiknya tidak ditumpuk dengan tekanan berlebihan agar bentuknya tetap terjaga.
Baca Juga: 5 Cara Kirim Bahan Makanan ke Luar Pulau Lewat Ekspedisi yang Aman
Tas Selempang dan Tas Kasual
Tas selempang dan tas kasual banyak digunakan untuk aktivitas sehari-hari sehingga sering menjadi bagian dari stok toko maupun pesanan reseller.Â
Ukurannya relatif bervariasi, dari tas kecil hingga model yang cukup besar untuk membawa banyak barang.
Sebelum dimasukkan ke kemasan, rapikan tali panjang agar tidak saling melilit atau tersangkut pada ritsleting dan aksesori tas lainnya.
Jika bentuknya memungkinkan, bagian tali dapat dimasukkan ke dalam tas. Susun produk berdasarkan ukuran agar ruang di dalam kardus dapat dimanfaatkan dengan lebih optimal tanpa membuat tas tertekan.
Tas Belanja dan Tas Promosi
Tas belanja berbahan kain, spunbond, atau bahan fleksibel lainnya sering dipesan dalam jumlah besar untuk kebutuhan toko, seminar, acara perusahaan, maupun merchandise.
Karena biasanya memiliki bentuk yang sederhana dan dapat diratakan, tas jenis ini relatif mudah ditata dalam satu kemasan.
Tas dapat dilipat atau disusun bertumpuk sesuai ukuran agar tidak memakan banyak ruang. Namun, pastikan lipatan tidak merusak bahan atau menimbulkan bekas yang sulit dihilangkan.
Jika tas memiliki sablon, logo, atau desain khusus, susun dengan rapi dan gunakan pelindung yang sesuai agar permukaannya tidak mudah bergesekan dengan produk lain selama pengiriman.
Cara Kirim Tas Grosir dengan Aman hingga Alamat Tujuan
Pengiriman tas dalam jumlah besar membutuhkan persiapan yang tepat agar barang tetap rapi, terlindungi, dan tidak memakan terlalu banyak ruang selama perjalanan.
Selain memperhatikan jenis tas, kamu juga perlu memilih kemasan yang sesuai dan memperhitungkan kebutuhan pengiriman sejak awal. Berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan.
Kenali Jenis Tas dan Kelompokkan Sebelum Dikemas
Sebelum mulai packing, pisahkan tas berdasarkan model, ukuran, bahan, atau tujuan pengiriman.
Misalnya, tas ransel dapat dikelompokkan dengan model serupa, sedangkan tas wanita yang memiliki struktur kokoh sebaiknya dipisahkan dari tas berbahan lentur.
Pengelompokan ini memudahkan pengecekan jumlah barang sekaligus membantu menentukan susunan yang lebih efisien.
Selain itu, periksa kondisi setiap tas sebelum dikemas. Pastikan tidak ada bagian yang rusak, kotor, atau tertinggal dari proses produksi.
Jika pengiriman terdiri atas beberapa model atau pesanan untuk penerima berbeda, beri label pada setiap kelompok agar barang lebih mudah dikenali saat dibongkar di tujuan.
Baca Juga: Ekspedisi Bekasi Poso
Gunakan Packing yang Melindungi Tas
Tas perlu dilindungi dari debu, kelembapan, dan potensi terkena air selama proses penyimpanan maupun pengangkutan.
Salah satu caranya adalah memasukkan setiap tas atau kelompok tas ke dalam plastik pelindung sebelum ditempatkan di kemasan luar. Pastikan plastik tertutup dengan baik agar perlindungannya lebih optimal.
Untuk tas yang memiliki permukaan mudah tergores, aksesori logam, atau hiasan tertentu, tambahkan inner protection seperti bubble wrap, kertas pelindung, atau bahan lain yang sesuai.
Pelindung tambahan juga dapat digunakan pada bagian yang rentan tertekan atau berbenturan dengan barang lain.
Pemilihan bahan pelindung sebaiknya disesuaikan dengan karakteristik tas, tas berbahan lentur mungkin tidak memerlukan perlindungan setebal tas dengan aksesori yang mudah rusak.
Dengan begitu, barang tetap terlindungi tanpa membuat kemasan menjadi terlalu besar.
Susun Tas Supaya Tidak Memakan Banyak Ruang
Setelah dikelompokkan dan dilindungi, susun tas secara teratur di dalam kardus atau kemasan luar.
Hindari memasukkan tas secara acak karena susunan yang tidak rapi dapat menyisakan banyak ruang kosong dan membuat volume paket membesar.
Jika bentuknya memungkinkan, masukkan tali ke bagian dalam tas atau rapikan komponen yang menonjol sebelum disusun.
Tempatkan tas berukuran serupa secara berdekatan agar ruang kemasan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Namun, jangan menumpuk barang secara berlebihan, terutama jika terdapat tas yang memiliki struktur kaku atau mudah berubah bentuk.
Pilih kardus dengan ukuran yang sesuai dengan keseluruhan barang, kardus yang terlalu besar dapat menyisakan ruang kosong sehingga tas berpotensi bergeser selama perjalanan.
Sebaliknya, kardus yang terlalu kecil bisa membuat barang tertekan. Isi celah yang diperlukan dengan bahan pelindung agar susunan tetap stabil tanpa memadatkan tas secara berlebihan.
Baca Juga: Cara Mempersiapkan Stand Booth untuk Pameran Bisnis
Perhatikan Faktor yang Memengaruhi Biaya Pengiriman
Biaya pengiriman tas dalam jumlah besar tidak hanya ditentukan oleh jumlah barang. Berat aktual, ukuran atau volume kemasan, jarak tujuan, serta jenis layanan yang dipilih juga dapat memengaruhi tarif.
Dalam layanan tertentu, berat volume menjadi pertimbangan ketika paket berukuran besar tetapi relatif ringan.
Karena itu, ukur dan timbang barang setelah selesai dikemas agar perkiraan biaya lebih mendekati kondisi sebenarnya.
Siapkan pula informasi mengenai kota asal, alamat tujuan, jumlah tas, serta kebutuhan waktu pengiriman sebelum meminta penawaran tarif.
Kirim Tas Grosir Jakarta Makassar dan ke Berbagai Kota Bersama Djatgo
Untuk mengirim stok usaha dalam jumlah besar ke luar kota, Djatgo dapat menjadi salah satu pilihan jasa cargo yang bisa dipertimbangkan.
Layanan ini dapat membantu kebutuhan distribusi barang bisnis, mulai dari pengiriman stok toko hingga pemenuhan pesanan pelanggan di berbagai wilayah Indonesia.
Salah satu layanan yang tersedia adalah Door to Door, yaitu pengiriman barang hingga alamat penerima.
Djatgo juga menyediakan layanan penjemputan gratis di wilayah Jabodetabek, sehingga kamu tidak perlu selalu mengantarkan barang sendiri ke gudang atau kantor Djatgo.
Untuk membantu proses pengiriman, Djatgo menyediakan fitur tracking online agar status kiriman dapat dipantau.
Tersedia pula asuransi pengiriman sesuai ketentuan serta pilihan layanan packing, seperti bubble wrap dan packing kayu.
Jenis packing yang digunakan dapat kamu konsultasikan terlebih dahulu agar sesuai dengan karakteristik tas dan kebutuhan pengiriman.
Sebelum memesan layanan, siapkan informasi mengenai jumlah tas, berat, dimensi kemasan, kota asal, dan alamat tujuan.
Setelah itu, hubungi tim marketing Djatgo untuk berkonsultasi mengenai pilihan layanan, tarif, serta estimasi waktu pengiriman.
Jika berencana kirim tas grosir Jakarta Makassar, pastikan ketersediaan layanan untuk rute tersebut dikonfirmasi terlebih dahulu.
Kamu ingin mengirim tas grosir ke luar kota yang aman? Hubungi tim marketing Djatgo melalui website resmi untuk berkonsultasi mengenai kebutuhan pengiriman, pilihan layanan, dan estimasi biaya sebelum barang dikirim.
Baca juga: Ekspedisi Bogor Morowali
FAQ
Bagaimana cara kirim tas grosir dalam jumlah banyak agar tetap aman?
Untuk mengirim tas grosir dengan aman, kelompokkan tas berdasarkan jenis dan ukuran, bungkus menggunakan plastik pelindung, lalu tambahkan bubble wrap jika diperlukan. Susun tas secara rapi dalam kardus yang sesuai agar barang tidak mudah bergeser atau berubah bentuk selama pengiriman.
Mengapa tas grosir perlu dikelompokkan sebelum dikirim?
Pengelompokan membantu memudahkan pengecekan jumlah dan jenis barang serta membuat proses packing lebih teratur. Tas dengan ukuran atau karakteristik serupa juga lebih mudah disusun sehingga ruang kemasan dapat dimanfaatkan secara efisien.
Apakah tas grosir perlu dibungkus plastik sebelum dikirim?
Sebaiknya, tas grosir dibungkus plastik untuk membantu melindunginya dari debu, kelembapan, dan percikan air. Untuk tas berbahan sensitif atau memiliki aksesori yang mudah tergores, tambahkan pelindung seperti bubble wrap sesuai kebutuhan.
Bagaimana cara packing tas grosir agar hemat tempat?
Lipat tas jika bahannya memungkinkan, rapikan tali dan aksesori, lalu susun berdasarkan ukuran. Gunakan kardus yang sesuai dengan volume barang dan hindari memasukkan tas secara acak karena dapat menyisakan banyak ruang kosong.
Apakah tas grosir boleh ditumpuk dalam satu kardus?
Tas grosir boleh ditumpuk selama susunannya stabil dan tidak menimbulkan tekanan berlebihan. Kamu perlu memisahkan tas berdasarkan bentuk dan bahan, serta hindari menindih tas berstruktur kaku atau mudah berubah bentuk dengan barang yang terlalu berat.

