Promo Cuan Djatgo

10 Syarat Pindah Rumah Menurut Adat Jawa agar Beruntung

10 Syarat Pindah Rumah Menurut Adat Jawa agar Beruntung – Syarat pindah rumah menurut adat Jawa tentunya menjadi tradisi yang sebagian masyarakat harus lakukan agar terhindar dari kesusahan.

Dalam adat Jawa, proses pindahan dianggap sebagai peristiwa besar yang berhubungan dengan keharmonisan hidup dan juga keseimbangan energi.

Syarat Pindah Rumah Menurut Adat Jawa

Syarat-syarat pindah rumah bukan hanya sekedar tradisi biasa, namun ada alasan kuat mengapa kamu harus melakukannya.

Untuk mengetahui lebih lengkapnya mengenai syarat pindahan rumah menurut adat Jawa, mari kita simak bersama artikel di bawah ini.

Mengapa Adat Jawa Sangat Memperhatikan Syarat Pindah Rumah?

Masyarakat suku Jawa meyakini bahwa rumah bukan hanya tempat bernaung bagi raga, tetapi juga wadah bagi jiwa. Saat seseorang pindah rumah, mereka percaya bahwa momen itu menandai awal kehidupan baru.

Karena itu, adat Jawa memiliki sejumlah syarat pindah rumah menurut adat Jawa yang harus dijalankan agar prosesnya berlangsung dengan lancar dan penuh kehati-hatian.

Kepercayaan ini berakar pada pandangan bahwa pindah rumah tidak sekadar memindahkan tempat tinggal, tetapi juga menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan energi spiritual di sekitarnya.

Setiap langkah yang tidak tepat dianggap sebagai bentuk ketidakhormatan terhadap alam dan leluhur di tempat baru.

Melalui syarat pindah rumah menurut adat Jawa, masyarakat diajak untuk lebih menghargai proses dan makna di balik perpindahan tersebut.

Nilai-nilai itu menjadi pedoman dalam menjaga keharmonisan rumah tangga sekaligus wujud penghormatan terhadap alam semesta.

Syarat Pindah Rumah Menurut Adat Jawa

Dalam suku Jawa, terdapat tradisi memasuki rumah baru yang harus kamu lakukan agar terhindar dari segala hal negatif.

Hal-hal yang kamu lakukan ini menjadi beberapa syarat yang perlu diikuti agar keadaan rumah terjaga keharmonisannya.

Adapun beberapa syarat pindah rumah menurut adat Jawa yang perlu kamu ketahui yaitu:

Menentukan Hari Baik Pindah Rumah Sesuai Weton

Perhitungan weton selalu menjadi tolak ukur masyarakat suku Jawa jika ingin melakukan kegiatan besar, salah satunya yaitu pindahan rumah.

Menentukan hari baik pindah rumah menurut adat Jawa dengan perhitungan weton bertujuan agar waktu pindahan sesuai dengan primbon Jawa yang ada.

Kesesuaian dalam perhitungan dipercaya akan membawa energi positif yang berhubungan dengan kekayaan, kesehatan, serta derajat penghuni rumah.

Ada dua perhitungan weton yang dapat dilakukan, yaitu dengan menggunakan sistem pancasuda dan juga perhitungan Guru, Ratu, Rogoh, dan Sempoyong.

Menghindari Musim Hujan

Agar proses pindahan berjalan lancar, menentukan waktu pindahan yang tepat menjadi hal penting. Menurut kepercayaan Jawa, musim hujan menjadi waktu yang sebaiknya dihindari untuk pindahan rumah.

Musim hujan dipercaya membawa energi kurang baik yang berpengatuh terhadap keharmonisan suasana rumah baru.

Namun sebenarnya di luar kepercayaan Jawa, pindahan rumah di waktu musim hujan memang tidak disarankan. Karena beresiko merusak perabotan rumah akibat terkena air saat proses pindahan.

Baca Juga : 10 Tradisi Pindah Rumah Tionghoa Agar Lebih Hoki

Mengadakan Selamatan

Salahs atu tradisi pindah rumah selanjutnya adalah dengan mengadakan selametan. Acara ini umumnya dipimpin oleh tetua dari lingkungan baru kamu.

Adanya mengadakan selamatan diharapkan tempat tinggal baru yang kamu tempati dapat membawa energi positif. Kamu juga dapat mengadakan pengajian singkat agar energi positif semakin meningkat di dalam rumah.

Membagikan Makanan

Terkadang selametan juga diisi dengan agenda membagikan makanan setelah acara selesai atau disebut dengan “besek”. Isinya bermacam-macam, mulai dari tumpeng mini ataupun sajian tradisional yang sering sekali menjadi menu acara syukuran.

Membagikan makanan dipercayai oleh masyarakat agar keberkahan dan juga keberuntungan kamu akan terbagi dengan warga sekitar.

Bukan hanya itu saja, dengan membagikan makanan kamu juga akan mendapatkan banyak doa baik yang diberikan oleh para tetangga untuk kehidupan kamu di tempat tinggal baru.           

Membawa Barang Penting

Sebagian masyarakat percaya jika kamu masuk ke tempat tinggal baru, kamu perlu membawa beberapa barang penting seperti air bersih, beras, minyak goreng, dan juga garam.

Keempat barang tersebut dipercaya dapat membawa makna tersendiri agar kamu selalu mendapatkan keberuntungan di rumah baru.

Masyarakat suku Jawa percaya jika air melambangkan kesucian dan aliran rezeki yang tak pernah putus. Lalu beras diyakini sebagai simbol kemakmuran dan juga kecukupan dalam pangan.

Selain itu, minyak goreng dipercaya melambangkan sebuah kehangatan dan penerangan dalam rumah tangga. Sedangkan garam dipercaya dapat mengusir beberapa hal negatif dan dapat menjaga keharmonisan di tempat tinggal baru.

Membuat Sesajen

Membuat sesajen menjadi salah satu syarat pindah rumah menurut adat Jawa yang tidak boleh dilewatkan. Sesajen yang sudah dibuat nantinya akan dipersembahkan sebagai bentuk penghormatan kepada penghuni tak kasat mata yang berada di lingkungan baru.

Isi dari sesajen yang biasanya digunakan yaitu bunga tujuh rupa, tumpeng, jenang abang-putih, jajanan pasar, rokok, kopi, teh, dan juga uang koin.

Membuat sesajen dilakukan untuk memohon izin dan keselamatan agar tidak ada hal negatif yang menghampiri kamu nantinya.

Membaca Doa

Selain beberapa ritual yang dilakukan, kamu juga perlu membaca doa sesuai dengan kepercayaan yang dianut. Hal ini menjadi bagian penting yang tentunya tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Kamu tetap perlu membaca doa untuk memohon perlindungan kepada Tuhan.

Membaca doa juga membantu kamu agar tempat tinggal baru menjadi lebih nyaman, aman, dan juga membawa keberkahan untuk keluarga.

Maka dari itu, buatlah kegiatan berdoa bersama agar energi tempat tinggal baru berganti menjadi energi positif bagi penghuninya.

Mendirikan Bedholan

Dalam sebagian tradisi adat Jawa kuno, ketika pindah rumah kamu perlu membuat bedholan atau rumah-rumahan kecil yang dibuat dengan menggunakan janur.

Banyak masyarakat percaya jika mendirikan bendholan menjadi penanda awal jika kamu akan mulai kehidupan yang baru.

Selain itu, bedholan juga menjadi tanda jika tempat tinggal yang sedang dihuni saat tu telah berganti penjadi penghuni yang baru.

Maka dari itu, mendirikan bedholan menjadi salah satu syarat pindah rumah menurut adat Jawa yang perlu kamu lakukan agar rumah menjadi lebih sejahtera.

Baca Juga : Ini Dia Hitungan Jawa Pindah Rumah agar Tidak Sial

Mencipratkan Air Beras ke Sekeliling Rumah

Selain membawa beberapa barang penting dan juga uborampe, kamu juga perlu membawa beras serta air bersih dari rumah lama. Syarat ini perlu kamu lakukan sebelum memasukkan perabotan rumah ke tempat tinggal baru.

Cucilah beras dengan air yang kamu bawa, lalu air cucian beras tersebut nantinya kamu cipratkan ke sekeliling rumah.

Masyarakat suku Jawa percaya hal ini akan membantu penghuni baru selalu mendapatkan rezeki yang senantiasa mengalir dengan lancar masuk ke dalam tempat tinggal baru.

Syarat Pindah Rumah Menurut Adat Jawa

Alasan Syarat Pindah Rumah Menurut Jawa Penting untuk Dilakukan

Tentunya ada alasan yang jelas mengapa kamu harus mengikuti beberapa persyaratan pindah rumah menurut adat Jawa. Adapun beberapa alasan mengapa kamu harus mengikuti syarat pindah rumah antara lain yaitu:

Menghindari Energi Negatif

Memilih waktu yang tepat saat pindahan juga diyakini dapat mencegah energi negatif masuk ke dalam rumah.

Misalnya musim hujan yang sering dihubungkan dengan simbol kesedihan, sehingga banyak masyarakat yang menghindarinya agar tidak mendapatkan kesulitan di tempat tinggal baru.

Menjaga Keharmonisan dan Keseimbangan

Masyarakat suku Jawa percaya jika alam semesta memiliki keseimbangan yang perlu dijaga. Dengan memenuhi syarat pindah rumah, mereka percaya jika apa yang dilakukan akan membantu menyelaraskan ritme alam.

Masyarakat Jawa juga meyakini jika melakukan beberapa syarat pindah rumah akan membawa kedamaian serta kesejahteraan bagi si pemilik rumah baru.

Menjadi Harapan dan Doa

Beberapa ritual yang dilakukan dipercaya menjadi simbol harapan dan juga doa bagi tempat tinggal baru.

Masyarakat suku Jawa percaya melakukan beberapa ritual akan membuat tempat tinggal baru dipenuhi dengan rezeki yang melimpah dan dijauhkan dari marabahaya.

Mitos Mengenai Pindah Rumah Menurut Adat Jawa

Sebagian masyarakat suku Jawa tentunya ada yang tidak mempercayai beberapa syarat pindah rumah. Sebagian dari mereka menganggap jika semua yang dilakukan hanyalah sekedar mitos semata.

Apalagi ada mitos lainnya yang berhubungan dengan pindah rumah menurut suku Jawa, adapun beberapa mitosnya yaitu:

Memilih Rumah Sesuai Arah Mata Angin

Arah mata angin menjadi hal penting ketika ingin memiliki lokasi tempat tinggal baru. Masyarakat suku Jawa percaya jika rumah yang menghadap ke arah tertentu akan mendapatkan keberuntungan.

Sedangkan rumah yang menghadap ke arah lain akan menghadapi ketidakberuntungan di tempat tinggal baru.

Tidak Boleh Pindah di Hari Selasa dan Jumat

Ada beberapa kepercayaan jika pindah rumah di hari selasa dan jumat akan membawa kesialan di tempat tinggal baru.

Hal ini dikarenakan kedua hari tersebut memiliki energi yang kurang baik dan dapat berpotensi membawa kesialan. Selain itu, hari selasa dan jumat juga dianggap sebagai hari yang tidak cocok untuk melakukan kegiatan besar seperti pindah rumah.

Tidak Boleh Pindah Rumah saat Ada Ibu Hamil

Sebagian masyarakat percaya jika melakukan pindah rumah sangat dilarang ketika salah satu anggota keluarga kamu ada yang hamil. Hal ini dipercaya jika lingkungan tertentu memiliki energi yang dapat mempengaruhi keberuntungan serta kesejahteraan seseorang.

Selain itu, pindah rumah ketika ada ibu hamil juga dianggap akan mengganggu keseimbangan energi alam dan kesehatan pada janin yang dikandungnya.

Wajib untuk Membersihkan Rumah Lama

Mitos lainnya yaitu membersihkan rumah lama sebelum kamu melakukan pindahan. Ada masyarakat yang percaya jika tidak membersihkan rumah lama dengan baik, maka kamu akan mendapatkan nasib buruk di tempat tinggal baru.

Tidak semua masyarakat mempercayai beberapa syarat pindah rumah menurut adat Jawa. Mereka lebih memilih melakukan beberapa syarat seperti mengadakan syukuran untuk doa bersama.

Semakin berkembangnya zaman, beberapa syarat tersebut juga sudah jarang dilakukan. Hanya sebagian masyarakat saja yang masih melakukan beberapa syarat yang ada.

Rekomendasi Jasa Angkut Barang Pindahan ke Luar Kota

Agar pindahan rumah kamu menjadi lebih nyaman dan aman, kamu juga perlu mempersiapkan hal lainnya sebelum melakukan pindahan. Salah satunya yaitu memilih jasa ekspedisi untuk membantu kamu melakukan pindahan rumah.

Tidak semua kegiatan pindahan dapat dilakukan sendiri, tentunya kamu perlu bantuan dari jasa ekspedisi agar pindahan kamu berjalan dengan lancar.

Jika kamu sedang ingin memilih jasa ekspedisi, kamu dapat memilih Djatgo sebagai jasa ekspedisi berpengalaman dan profesional.

Ada banyak layanan yang akan kamu dapatkan untuk memudahkan proses pindahan yang dilakukan. Layanan-layanan yang diberikan yaitu door to door, gratis penjemputan, jasa packing, asuransi, tracking, dan juga beberapa layanan lainnya.

Dengan menggunakan Djatgo, tentunya proses pindahan rumah kamu akan berjalan dengan mudah dan aman.

FAQ

Barang yang harus dibawa saat pindah rumah adat jawa?

Ada banyak barang yang perlu dibawa ketika pindah rumah menurut adat Jawa. beberapa barang yang dibawa yaitu tikar, lampu teplok, air bunga yang bera di dalam kendi, kuali, hingga beberapa bahan masakan.

Kenapa tidak boleh pindah rumah hari selasa dan jumat?

Ada beberapa kepercayaan jika pindah rumah di hari selasa dan jumat akan membawa kesialan di tempat tinggal baru. Hal ini dikarenakan kedua hari tersebut memiliki energi yang kurang baik dan dapat berpotensi membawa kesialan.

Mengapa adat Jawa memberikan syarat pindah rumah?

Adat Jawa memberikan beberapa syarat yang perlu dilakukan agar kita lebih berhati-hati ketika ingin melakukan sesuatu ketika pindahan.

Selain itu, adat Jawa juga percaya jika melakukan syarat pindah rumah akan menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan juga energi spiritual yang ada.

Bagaimana caranya melakukan pindahan dengan mudah?

Caranya yaitu dengan menggunakan jasa ekspedisi yang akan membantu kamu mengirimkan barang pindahan ke tempat tinggal baru. Dengan menggunakan jasa ekspedisi, proses pindahan kamu akan menjadi lebih mudah, cepat, dan aman.

Jika Anda suka dengan artikel ini , Share  ya !

Artikel Terkait Lainnya

whatsapp-icon

Hubungi Marketing Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Sintha Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Medan, Aceh, & Pekanbaru

🟢 Available

cs djatgo sinta

Marketing Tujuan Medan & Jawa

🟢 Available

cs djatgo virgi

Marketing Tujuan Sumatera

🟢 Available

Rina Marketing Djatgo

Marketing Tujuan Kalimantan

🟢 Available

Virgi Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Sulawesi, Bali, NTB, & Papua

🟢 Available

whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Sintha Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Virgi Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Rina Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Reka Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Vivi Float
whatsapp-icon

Hubungi Marketing Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Sintha Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Medan, Aceh, & Pekanbaru

🟢 Available

whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Gaspol Sintha Float
whatsapp-icon

Hubungi Marketing Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Virgi Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Sulawesi, Bali, NTB, & Papua

🟢 Available

whatsapp-icon

Hubungi Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Form Barang Sintha Float
whatsapp-icon

Hubungi Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Form Oodara