10 Tradisi Pindah Rumah Tionghoa Agar Lebih Hoki – Dalam budaya Tionghoa, ada banyak sekali tradisi yang perlu dilakukan di berbagai acara. Salah satu hal terpenting dalam kebudayaan Tionghoa yaitu tradisi pindah rumah.
Kebanyakan orang merayakan rumah baru dengan berpesta, namun dalam ritual Tionghoa untuk pindah ke rumah baru membutuhkan beberapa praktik yang unik.
Ritual-ritual yang ada telah diwariskan dan dianggap sebagai cara untuk memastikan lingkungan hidup yang harmonis. Adapun beberapa tradisi pindah rumah Tionghoa yang menjadi ritual dari leluhur, berikut penjelasan lengkapnya:
Sedang Membahas Tentang
ToggleMenggelindingkan Nanas
Tradisi pertama berkaitan dengan buah yang umumnya banyak orang suka yakni nanas. Caranya dengan menggelindingkan nanas dengan mengelilingi rumah baru.
Mulai dari pintu masuk hingga ke kamar tidur seraya mengatakan ‘ungkapan keberuntungan Tiongkok seperti (nasib baik sesuai harapan)’.
Setelah ritual selesai, jangan buang nanasnya. Kamu dapat menyimpannya sebentar agar keberuntungan terus berlanjut.
Biasanya setelah menggelindingkan nanas, beberapa orang akan menaburkan beras dan garam di setiap sudut rumah. Hal tersebut bertujuan untuk mengusir roh jahat yang ada di sekitar tempat tinggal baru.
Bahkan ada juga yang menyewa ahli Feng Shui ke rumah untuk memandu mereka mengenai hal apa saja yang boleh dilakukan di tempat tinggal baru.
Baca Juga : Ini Dia Hitungan Jawa Pindah Rumah agar Tidak Sial
Memakai Baju Merah
Dalam kebudayaan Tionghoa, warna merah dipercayai sebagai lambang keberuntungan, kemakmuran, serta kebahagiaan. Selain itu, warna merah juga dapat mengusir energi negatif yang ada di sekitar rumah baru.
Maka dari itu, sebagian orang Tionghoa percaya jika memakai baju merah akan mendatangkan hal positif di rumah baru. Tak hanya ketika pindah rumah saja, namun memakai baju merah juga sering digunakan ketika perayaan imlek berlangsung.
Melempar Koin Pada Sudut Rumah
Tradisi yang umum dilakukan selanjutnya adalah dengan melempar koin di setiap sudut rumah baru. Jumlahnya harus ada 168 koin, tidak boleh kurang dan juga tidak boleh lebih.
Nantinya uang koin tersebut dilemparkan ke setiap sudut rumah dan dibiarkan selama satu minggu.
Hal ini memiliki arti untuk menabur benih kesuksesan bagi si pemilik rumah. Setelah itu, semua penghuni rumah nantinya akan mengambil koin tersebut untuk dimasukkan ke dalam celengan bambu.
Hal tersebut berfungsi untuk menyatukan semua keberuntungan yang ada di dalam rumah baru.
Menyimpan Uang yang Banyak di Kantong
Menurut tradisi lama, uang angpau yang diterima tidak boleh dibelanjakan karena sebagai pemberian Dewa Cai Shen (Dewa Uang). Disarankan, uang angpau disimpan di dalam kantong celana ataupun di dalam dompet.
Namun banyak orang tua berpesan jika jangan melihat angpau dari isinya, tetapi lihatlah dari warna merahnya yang melambangkan keberuntungan dan kemakmuran serta doa yang diberikan.
Memasak di Rumah Baru
Tradisi pindah rumah baru Tionghoa yang selanjutnya yaitu kamu dianjurkan untuk langsung memasak makanan di rumah baru, walaupun kamu hanya sekedar memasak air ataupun nasi.
Hal ini bertujuan untuk memberikan tanda kehidupan rumah agar energinya berubah menjadi lebih hangat dan harmonis.
Panasnya air yang sebelumnya direbus dapat digunakan untuk membuat teh dan sajikan kepada orang lain sehingga rumah baru kamu akan menciptakan suasana yang menyenangkan.
Tradisi ini juga memiliki makna agar penghuni dapat merasa betah di rumah baru seperti saat masih di rumah lama.
Memasangkan Sprei Baru oleh Orang Tua
Biasanya tradisi ini dilakukan ketika ada dua orang yang akan menikah. Tradisi ini biasanya dilakukan oleh pihak keluarga calon mempelai laki-laki di kediaman keluarga calon mempelai perempuan.
Tradisi ini bertujuan untuk memperlihatkan contoh kehidupan berumah tangga yang harmonis dari anggota keluarga mempelai laki-laki.
Selain memasang sprei, orang tua juga akan meletakkan berbagai perangkat hiasan untuk kamar dan meletakkan seperangkat mas kawin di atas tempat tidur. Waktu untuk melakukan tradisi ini ditentukan sesuai dengan penanggalan yang tepat.
Menaruh Angpau di Bawah Bantal
Menaruh angpau di bawah bantal menjadi kebiasaan untuk memberikan uang dalam amplop merah kepada yang lebih muda. Kebiasaan ini bertujuan untuk melindungi dari Sui dengan meletakkan angpau di bawah bantal pada malam hari.
Saat ini menaruh angpau di bawah bantal sudah menjadi kebiasaan agar mendapatkan perlindungan, terutama ketika pindah rumah ke tempat tinggal baru.
Angpau merah juga dikenal sebagai uang keberuntungan dan umum diberikan pada orang yang pindah rumah untuk meningkatkan kesehatan serta kelimpahan di tempat tinggal baru.
Baca Juga : Ini Dia Kado Pindah Rumah Tionghoa yang Berkesan
Buka Semua Jendela dan Pintu
Menurut kepercayaan Tionghoa, membuka semua jendela dan pintu di rumah akan membantu memungkinkan energi ‘Yang’ masuk tanpa hambatan dan membersihkan lingkungan sekitar dari roh jahat.
Selain membawa sinar matahari dan udara segar masuk ke dalam, praktik ini akan memungkinkan ‘qi’ atau energi yang baik di rumah untuk beregenerasi dan bersirkulasi.
Terlepas dari tradisi, membuka semua jendela dan pintu pada rumah selalu menjadi hal yang baik untuk dilakukan.
Hal tersebut dikarenakan cahaya alami dan udara segar masuk ke dalam ruangan yang nantinya akan membuat lingkungan rumah menjadi lebih baik lagi.
Menyalakan Lampu
Setelah memasuki rumah baru, jangan biarkan semua ruangan terlihat gelap. Menurut Feng Shui, menyalakan lampu rumah baru menjadi simbol penerangan dan awal kehidupan yang cerah.
Kamu disarankan untuk membiarkan lampu menyala setidaknya selama tiga hari pertama setelah pindahan.
Cahaya lampu yang terus menyala dapat mengusir energi negatif yang mungkin masih tersisa di rumah baru. Selain itu, menyalakan lampu juga dipercaya dapat menarik keberuntungan bagi seluruh penghuni rumah.
Membawa Bahan Pokok
Ketika pertama kali kamu masuk ke rumah baru, kamu diharuskan untuk membawa bahan-bahan pokok seperti beras, garam, gula, maupun beberapa bahan pokok lainnya.
Bahan-bahan pokok yang dibawa dipercaya akan melambangkan keberuntungan bagi si pemilik rumah.
Membawa bahan pokok menjadi syarat pindah rumah menurut Feng Shui yang melambangkan keberlimpahan serta kehidupan yang makmur bagi si pemilik rumah di tempat tinggal barunya.
Itulah 10 tradisi pindah rumah Tionghoa yang dapat kamu ikuti agar rumah baru penuh dengan keberkahan serta energi positif.
Ritual dan adat istiadat ini mencerminkan tradisi budaya dan juga kepercayaan Tionghoa saat pindah ke rumah baru.
Tak lupa sepanjang proses pindahan rumah, mereka sering sekali mengucapkan rasa syukur menikmati apa yang mereka terima.
Rekomendasi Pindahan Rumah ke Luar Kota
Pindahan rumah menjadi salah satu kegiatan yang tentunya membutuhkan usaha ekstra agar berjalan dengan lancar. Agar kamu tidak kesulitan dalam melakukan pindahan, kamu bisa menggunakan jasa pindahan rumah ke luar kota terpercaya dan berpengalaman.
Dengan menggunakan jasa pindahan rumah, proses pindahan kamu dapat berjalan dengan mudah dan lancar.
Ada banyak jasa pindahan rumah yang bisa kamu pilih, salah satunya yaitu Djatgo. Jasa pindahan rumah Djatgo akan membantu kamu dalam mengirim barang pindahan ke tempat tujuan dengan aman.
Pihak Djatgo akan memberikan keamanan ekstra untuk barang pindahan kamu yang memiliki berbagai ukuran.
Selain mendapatkan keamanan yang tinggi, kamu juga akan mendapatkan beberapa keuntungan yang diberikan oleh Djatgo.
Keuntungan-keuntungan yang akan kamu dapatkan yaitu door to door, gratis jemput, jasa packing, asuransi, tracking, dan juga jangkauan nasional yang luas.
Dengan keuntungan yang diberikan, Djatgo akan memastikan jika proses pindahan kamu berjalan dengan mudah dan lancar.
Untuk mendapatkan kemudahan dan keuntungan dari Djatgo, kamu bisa menghubungi tim marketing Djatgo pada laman website resmi.
Beritahu kebutuhan kamu untuk mengirim barang pindahan ke tempat tujuan, nantinya pihak Djatgo akan membantu kebutuhan pengiriman kamu dengan cepat mulai dari penjemputan barang hingga pengiriman.
Dengan Djatgo, proses pindahan kamu dapat berjalan dengan lancar dan cepat.
FAQ
Apa ritual spiritual untuk rumah baru?
Untuk mengawali ritual, kamu dapat menggelindingkan nanas dengan menggerakkannya mengelilingi rumah baru.
Mulai dari pintu masuk hingga ke kamar tidur seraya mengatakan ‘ungkapan keberuntungan Tiongkok’. Hal tersebut bertujuan untuk mengusir roh jahat yang ada di sekitar tempat tinggal baru.
Kenapa harus membawa bahan pokok ketika pindah rumah?
Bahan-bahan pokok yang dibawa dipercaya akan melambangkan keberuntungan bagi si pemilik rumah.
Membawa bahan pokok menjadi syarat pindah rumah menurut Feng Shui yang melambangkan keberlimpahan serta kehidupan yang makmur bagi si pemilik rumah di tempat tinggal barunya.
Apa alasan harus membuka jendela dan pintu ketika pindah rumah?
Menurut kepercayaan Tionghoa, membuka semua jendela dan pintu di rumah akan membantu memungkinkan energi ‘Yang’ masuk tanpa hambatan dan membersihkan lingkungan sekitar dari roh jahat.
Apa arti warna merah dalam kebudayaan Tionghoa?
Dalam kebudayaan Tionghoa, warna merah dipercayai sebagai lambang keberuntungan, kemakmuran, serta kebahagiaan.

