Rahasia Dibalik Stuffing Container Untuk Pengiriman Barang – Pengiriman logistik berkapasitas besar baik itu untuk domestik maupun internasional biasa menggunakan kontainer. Wadah berstandar ini dapat diaplikasikan dengan moda transportasi seperti kapal laut, kereta, dan juga truk.
Kontainer bisa diisi dengan bermacam-macam jenis barang seperti makanan, pakaian, kendaraan, alat berat, alat elektronik, dan sebagainya.
Mengirim barang menggunakan kontainer memang sangat efisien, namun ada bebapa rahasia yang perlu diketahui seperti stuffing container. Jangan pernah mengabaikan stuffing container jika tidak ingin rugi besar. Maka dari itu dalam artikel ini akan membahas tentang apa itu stuffing container dan rahasia dibaliknya.
Apa Itu Stuffing Container

Stuffing container adalah istilah lain dari memuat barang ke dalam kontainer yang biasa dilakukan dalam dunia logistik. Tujuan melakukan hal ini yakni agar dapat memanfaatkan ruang yang ada dan menjaga barang tetap aman selama proses pengiriman berlangsung.
Terdengar cukup mudah hanya memasukan barang ke dalam kontainer saja. Namun seorang operator gudang yang bertugas melakukan ini harus cekatan dan memperhitungkan sifat barang, berat, dan juga dimensi dari barang atau paket.
Teknik Rahasia Stuffing Container yang Tepat

Proses stuffing tidak bisa asal atau yang penting barang bisa masuk ke dalam kontainer. Harus ada perencanaan yang matang, maka dari itu dibawah ini kami memberikan teknik yang tepat dalam proses stuffing.
Baca Juga : Ukuran Kontainer 20 Feet, 40 Feet, 40 Feet HC
Memilih Kontainer
Menyesuaikan kontainer terhadap ukuran dan jenis barang yang akan dikirim menjadi hal krusial. Misalkan untuk mengirim makanan akan lebih direkomendasikan menggunakan kontainer yang memiliki pendingin. Kontainer yang dilengkapi pengaturan suhu tersebut akan menjaga makanan tetap segar selama proses pengiriman berlangsung.
Dalam artikel berjudul 14 Jenis Kontainer Ukuran dan Kegunaannya, diketahui bahwa umumnya kontainer yang biasa digunakan berukuran 20 dan 40 feet ketimbang ukuran lainnya. Untuk menentukan ukuran kontainer harus juga menyesuaikan dengan kapasitas ruang yang dibutuhkan.
Pengemasan Barang yang Tepat
Sebelum barang dimasukan kedalam kontainer, pastikan untuk melindunginya terlebih dahulu. Ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kerusakan yang bisa saja terjadi. Anda bisa memilih jenis bahan packingnya sepert kardus, plastik, atau menggunakan kayu yang memiliki karakteristik kuat.
Mengatur Barang dalam Kontainer
Mengatur barang ke dalam kontainer dengan tepat dapat menghemat budget, waktu lebih efisien, dan menghidnari dari kerusakan barang.
Saat menyusun barang pastikan beban terdistribusi dengan baik sehingga kontainer seimbang. Setiap barang disusun dengan rapat, jika terdapat ruang kosong isi dengan lapisan atau bantalan.
Pengamanan Barang
Untuk menjegah barang bergeser atau jatuh selama proses pengiriman berlangsung. Ada baiknya barang tersebut diikat menggunakan tali ataupun rantai. Gunakan struktur internal kontainer seperti tiang sudut dan juga rel untuk mengaitkan tali tersebut.
Baca Juga : Apa yang Dimaksud dengan Kontainer di Dunia Logistik
Jika semua barang telah dipastikan aman, kunci dan segel container. Jika sistem penguncian kontainer menggunakan kombinasi kode, wajib dicatat dan diverifikasi.
Perawatan Kontainer
Kontainer bukanlah wadah biasa yang tidak butuh penanganan khusus. Justru perlu dilakukan pemeliharaan khusus agar kontainer dapat digunakan bertahun-tahun.
Atur jadwal untuk memeriksa kerusakan pada kontainer seperti penyok, karat, lubang, kondensasi berlebih, cat mengelupas, dan lantain melengkung.
Kesalahan Umum Saat Stuffing Container
Kegiatan stuffing container yang tidak tepat tentu saja dapat merugikan banyak hal. Berikut ini adalah kesalahan umum yang terjadi saat peoses stuffing container.
Ukuran dan Jenis Container Tidak Tepat
Ukuran kontainer harus menyesuaikan dengan kebutuhan kapasitas ruang dan juga berat kargo. Memilih ukuran yang tidak tepat akan menyebabkan pemborosan ruang, beban yang tidak terdistribusi dengan baik, perlindungan barang yang tidak maksimal.
Kontainer memiliki jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengirim, seperti kontainer kering, terbuka, rak datar, berpendingin, dan lainnya. Pengiriman makanan yang menggunakan kontainer kering akan merusak makanan itu sendiri.
Kondisi Kontainer Buruk
Kontainer dengan kondisi buruk seperti basah tidak bersih dapat menimbulkan bakteri dan hama yang bisa mengkontaminasi barang yang ada di dalamnya. Ditambah lagi keadaan kontainer yang berlubang atau karat akibat cat mengelupas dapat membahayakan proses pengiriman.
Baca Juga : Mengenal 50 Istilah Bongkar Muat Kontainer di Pelabuhan
Tidak Ada Perencanaan
Operator yang asal dalam memuat barang memungkinkan distribusi beban tidak merata yang mengakibatkatkan kontainer tidak seimbang efek lebih buruknya dapat terguling saat proses pengiriman. Tidak ada perencanaan matang juga membuat barang yang seharusnya dapat masuk kedalam kontainer menjadi tidak bisa.1
Peralatan kerja sengaja diciptakan oleh masyarakat untuk mendukung kelancaran pekerjaan. Beberapa pekerjaan yang sulit dilakukan oleh manusia akan lebih mudah dikerjakan dengan bantuan alat.
Alat Pendukung Stuffing Container

Dalam dunia logistik terutama pada proses stuffing container juga membutuhkan alat pendukung. Alat tersebut digunakan untuk memastikan barang dapat dimuat dengan aman, efisien, dan juga optimal. Berikut ini adalah alat-alat pendukung dalam proses stuffing container.
Hand Pallet / Pallet Jack
Alat ini digunakan utuk memindahkan barang yang terdapat diatas pallet. Dalam mengoperasikannya hanya butuh satu operator untuk menarik, mendorong, dan megarahkan hand pallet. Saat proses stuffing container, hand pallet digunakan di dalam kontainer untuk memposisikan barang yang telah diangkut oleh forklift. 2
Forklift
Forklift sejenis truk dengan 4 roda yang memiliki garpu dibagian depan yang digunakan untuk mengangkut barang berukuran berat dan juga besar diatas pallet.
Memang secara fungsi sama seperti hand pallet dimana bisa memindahkan barang diatas pallet. Namun dengan forklift barang dapat diangkat sampai ketinggian tertentu misalkan ke atas kontainer, sedangkan hand pallet tidak bisa.
Loading Dock
Loading dock adalah area pada gudang yang digunakan untuk proses stuffing container. Dengan menggunakan loading dock, forklift dapat masuk kedalam kontainer untuk membantu memposisikan barang. Sehingga tidak membutuhkan hand pallet saja sekali.
Loading Ramps
Jika tidak memiliki loading dock, maka ini adalah alternatif yang paling efektif. Loading ramps adalah platform dengan bidang miring yang dapat dilintasi oleh forklift untuk keluar masuk kontainer dengan efektif.3
Proses stuffing container merupakan kegiatan penting dalam dunia logistik. Persiapan, perencanaan, dan pelaksanaan yang tepat dapat memberikan perlindungan terbaik selama proses pengiriman kontainer.
Jika Anda ingin mengirim barang menggunakan kontainer tanpa perlu repot mengurus stuffing container. Percayakan saja kepada djatGO!
Sebab djatGO menyediakan layanan pengiriman kontainer baik itu FCL dan LCL dari Jakarta ke berbagai kota di Indonesia. Segala kegiatan logistik akan dilakuakn oleh djatGO sedangkan Anda cukup memantau secara real time dengan layanan tracking yang disediakan oleh kami di halaman Cek Resi.
Hubungi marketing djatGO untuk kebutuhan pengiriman kontainer atau bisa baca secara detail mengenai Jasa Pengiriman Kontainer disini.