Promo Cuan Djatgo

Kenali Perbedaan FOB Shipping Point dan FOB Destination

Perbedaan FOB Shipping Point dan FOB Destination – Banyak istilah pengiriman barang yang perlu diketahui oleh para pelaku usaha utamanya dalam kegiatan ekspor dan impor. Dalam pembahasan kali ini, akan membahas tentang istilah FOB yang diambil dari International Commercial Terms (Incoterms).

Untuk pebisnis pemula istilah FOB terdengar sangat asing ditelinga, namun ini wajib diketahui karena berkaitan dengan biaya, kepemilikan barang, dan juga risiko yang akan dihadapi.

FOB merupakan singkatan dari Free on Board yang diterbitkan oleh International Chamber of Commerce (ICC) yang menungajukan peralihan pertanggung jawaban dari penjual ke pembeli. Terdapat dua jenis FOB yakni FOB shipping point dan FOB destination yang tetunya memiliki perbedaan.

Bingung tentang apa itu Free on Board shipping point dan Free on Board destination? Berikut ini adalah penjelasan lengkap dan hal apa saja yang perlu dipertimbangkan saat memilih jenis FOB. Simak dibawah ini!

Perbedaan FOB Shipping Point dan FOB Destination

Pengertian FOB Shipping Point

Free on board shipping point atau disebut juga FOB origin memiliki arti bahwa kepemilikan, tanggung jawab, dan biaya pengiriman barang berpindah dari penjual ke pembeli1. Proses pengalihan ini terjadi saat barang diserahkan ke kendaraan ekspedisi seperti kapal laut.

Baca Juga : Apa Itu Last Mile Delivery, Middle Mile, dan First Mile

Jika terjadi hal yang tidak terduga saat proses pengiriman berlangsung, seperti barang hilang dan rusak. Maka, pembeli yang akan menanggung semua kerugiannya. Oleh sebab itu, pembeli diwajibkan untuk menggunakan asuransi cargo agar bisa diklaim apabila terjadi hal tersebut.

Sebenarnya dalam FOB shipping point tidak semua beban dipikul oleh pembeli. Penjual juga memiliki tanggung jawab yang diuraikan seperti dibawah ini.

Tanggung Jawab Penjual

  • Mengirim barang ke shipping point (titik pengiriman) : Penjual wajib mengirimkan barang ke pelabuhan , bandara, atau titik pengiriman yang disepakati dalam kontrak penjualan
  • Menangani loading : Penjual harus memuat barang kargo dengan aman dan juga menyediakan dokumentasi yang lengkap.
  • Menanggung biaya dan resiko pengangkutan : Saat barang dikirim ke titik pengiriman biaya angkutan dan juga risiko dipikul oleh penjual
  • Menjalani prosedur ekspor : Apabila pengiriman antara negara, prosedur pengiriman menjadi tanggung jawab penjual. Semua proses seperti bea cukai, dokumentasi, dan lainnya harus dilakukan oleh penjual.

Tanggung Jawab Pembeli

  • Mengatur pengiriman : Untuk memilih jasa pengiriman dari titik pengiriman sampai ke lokasi tujuan ditentukan oleh pembeli itu sendiri.
  • Memberikan arahan kepada penjual : Dalam pengiriman barang beberapa hal harus dikomunikasikan antara pembeli dan penjual. Pembeli harus mengarahkan hal apa saja yang harus dipenuhi saat atau sebelum proses mengirim barang seperti dokumentasi, pengurusan bea cukai, dan lainnya.
  • Menanggung biaya asuransi : Resiko barang rusak atau hilang bisa saja terjadi. Agar pembeli tidak merasa kerugian finansial jika hal terburuk terjadi, akan lebih baik menggunakan asuransi. Biaya asuransi ini akan ditanggung oleh pembeli bukan penjual.
  • Membayar biaya pengiriman : Pembeli wajib membayarkan biaya transportasi dari titik FOB hingga seterusnya.

Pengertian FOB Destination

FOB Destination memiliki arti bahwa kondisi dimana kepemilikan dan tanggung jawab barang akan berpindah ke pembeli saat sampai di gudang atau pelabuhan2. Ini berarti penjual bertanggung jawab terhadap barang kiriman mulai dari penjemputan, loading, hingga pengiriman.

Baca Juga : Ukuran Kontainer 20 Feet, 40 Feet, 40 Feet HC

Bilamana terjadi kerusakan atau kehilangan barang sebelum tiba di titik tujuan, maka kerugian akan dibebankan kepada penjual. Dari penjelasan diatas sudah jelas tentang perbedaan antara FOB shipping point dan destination terletak pada titik penyerahan barang dan tanggung jawabnya.

Adapun tanggung jawab baik penjual dan pembeli saat kontrak penjualan ini diberlakukan. Simak dibawah ini penjelasan lebih lengkapnya.

Tanggung Jawab Penjual

  • Mengatur transportasi : Penjual mengatur transportasi pengangkutan ke dermaga dan pengiriman dari dermaga sampai ke lokasi tujuan.
  • Membayar biaya pengiriman : Dalam kesepakatan ini penjual memiliki tanggung jawab untuk membiayai pengiriman barang.
  • Membayar asuransi : Jika barang diasuransikan maka penjual yang membayarkannya. Sebab kepemilikan barang masih ditangan penjual.
  • Memberi izin ekspor jika diperlukan : Jika pengiriman internasional, penjual wajib meng-handle izin ekspor seperti bea cukai dan memastikan kelancaran pengiriman.

Tanggung Jawab Pembeli

  • Unloading : Ketika barang telah tiba di lokasi tujuan, pembeli bertanggung jawab untuk mebongkar barang dari kendaraan atau container.
  • Menanggung biaya bongkar : Saat bongkar muat penjual tidak lagi membayarkan biayanya melainkan dialihkan oleh pembeli
  • Memeriksa barang dan mengajukan klaim : Memeriksa setiap barang kiriman setelah sampai di lokasi tujuan, menjadi kewajiban dari pembeli. Apabila ditemukan barang dengan kondisi yang tidak baik-baik saja, pembeli bisa mengajukan klaim.
  • Mengambil alih barang : Kepemilikan barang akan berpindah dari penjual ke pembeli saat barang sampai ke lokasi tujuan (dermaga atau gudang).

Hal yang Perlu Dipertimbangkan Saat Memilih FOB Shipping Point dan FOB Destination

Dalam menentukan kontrak penjualan antara FOB Shipping Point dan FOB Destination. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan meliputi biaya kirim. Biaya kirim dipengaruhi oleh berbagai hal seperti jarak pengiriman, persyaratan dokumentasi, dan asuransi barang itu sendiri.

Penting juga mempertimbangkan risiko yang mungkin saja terjadi selama proses pengiriman. Apabila Anda sebagai seorang pembeli tidak ingin menanggung resiko jika terjadi masalah, akan lebih baik menggunakan FOB destination.

Jika Anda sebagai pembeli merasa memiliki sumber daya dan pengalaman untuk mengelola proses transportasi barang. Sangat bijak untuk menggunakan FOB shipping point.

Referensi

  1. Investopedia. Diakses pada 15 Agustus 2024. FOB Shipping Point vs. FOB Destination: What’s the Difference?
    ↩︎
  2. Elogii. Diakses pada 16 Agustus 2024. FOB Destination: Definition, Responsibility, Benefits, Cost + More ↩︎

Jika Anda suka dengan artikel ini , Share  ya !

Artikel Terkait Lainnya

whatsapp-icon

Hubungi Marketing Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Sintha Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Medan, Aceh, & Pekanbaru

🟢 Available

cs djatgo sinta

Marketing Tujuan Medan & Jawa

🟢 Available

cs djatgo virgi

Marketing Tujuan Sumatera

🟢 Available

Rina Marketing Djatgo

Marketing Tujuan Kalimantan

🟢 Available

Virgi Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Sulawesi, Bali, NTB, & Papua

🟢 Available

whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Sintha Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Virgi Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Rina Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Reka Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Vivi Float
whatsapp-icon

Hubungi Marketing Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Sintha Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Medan, Aceh, & Pekanbaru

🟢 Available

whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Gaspol Sintha Float
whatsapp-icon

Hubungi Marketing Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Virgi Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Sulawesi, Bali, NTB, & Papua

🟢 Available

whatsapp-icon

Hubungi Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Form Barang Sintha Float
whatsapp-icon

Hubungi Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Form Oodara