Apa Arti Departed From Transit dan Istilah Logistik Lainnya – Dalam dunia logistik, ada beberapa istilah yang sering digunakan ketika barang sedang dikirim hingga alamat tujuan.
Salah satu dari istilah yang ada yaitu departed from transit atau bahasa Indonesianya berarti sedang di perjalanan.
Walaupun istilah ini sering muncul ketika pengiriman berlangsung, namun banyak masyarakat yang masih tidak mengetahui arti sebenarnya dari departed from transit.
Untuk mengetahui makna sebenarnya dari departed from transit, simak pembahasan berikut ini.
Sedang Membahas Tentang
ToggleArti Departed From Transit
Departed from transit memiliki makna jika paket sudah meninggalkan tempat transit sementara dan sedang menuju ke alamat akhir.
Status ini memberitahu jika paket sudah menyelesaikan prosedur dan juga persiapan yang dibutuhkan di tempat transit dan sedang dalam perjalanan ke alamat penerima.
Pada proses ini, paket yang sudah bersama kurir jasa ekspedisi akan kembali dikirim ke alamat selanjutnya. Penting untuk kamu mengetahui arti istilah ini agar paham mengenai kode status pengiriman barang.
Biasanya status tersebut akan diikuti dengan nama kota selanjutnya. Misalkan kamu mendapat barang dengan status seperti ‘departed from transit gateway Jakarta’, maksudnya paket sedang dikirim dari Jakarta ke kota berikutnya.
Selain itu, waktu tiba pengiriman paket pada status departed from transit yaitu selama tiga sampai tujuh hari.
Fungsi Status Departed From Transit
Departed from transit memiliki fungsi dalam proses pengiriman barang dari wilayah transit tertentu menuju alamat pelanggan akhir. Adapun beberapa fungsinya yang perlu kamu ketahui sebagai berikut ini:
Mengawasi Pergerakan Barang
Departed memiliki arti berangkat, di mana pengirim dapat mengetahui letak pergerakan paket tersebut.
Saat paket sudah disortir dan melewati lokasi transit terakhir, selanjutnya paket dapat melanjutkan perjalanan menuju lokasi tujuan akhir.
Proses sortir paket dapat berlangsung cepat ataupun lambat, hal ini tergantung dengan adanya masalah yang terjadi dalam proses pengiriman berlangsung.
Pihak jasa ekspedisi akan memberikan informasi terbaru mengenai posisi pengiriman pada laman tracking yang sudah disediakan secara online.
Baca Juga : Ketahui 100 Istilah dalam Warehouse dan Artinya
Memperkirakan Estimasi Waktu Tiba
Adanya istilah departed from transit, kamu akan lebih mudah dalam memperkirakan waktu hingga pengiriman tiba ke pelanggan.
Biasanya estimasi waktu dapat lebih singkat apabila tidak mengalami kendala selama perjalanan dilanjutkan.
Biasanya perkiraan waktu tiba pada proses transit paket yaitu sekitar 24 jam semenjak perubahan status dilakukan.
Perubahan status ini akan melewati proses pendataan, proses sortir, serta pengiriman barang sesuai dengan tenggang waktu yang sebelumnya sudah dicantumkan.
Menjaga Keamanan Barang
Saat status barang berubah menjadi departed from transit, maka sebelumnya paket sudah melewati tahap pemeriksaan secara detail.
Pemeriksaan perlu dilakukan dari segi jumlah, kemasan, serta mengumpulkannya sesuai dengan jenis pengirimannya masing-masing.
Istilah Logistik Lainnya
Dunia logistik sudah memainkan peran penting dalam kegiatan rantai pasok global sejak lama.
Maka dari itu, dunia logistik memiliki beberapa istilah khusus yang perlu kamu ketahui dan pahami setiap prosesnya. Berikut beberapa istilah logistik yang perlu kamu ketahui:
Pending Undel
Istilah pending udel memiliki arti jika paket tidak terkirim dan masih ditunda untuk proses berikutnya. Jika seperti ini, lebih baik kamu mengambil sendiri barang di jasa ekspedisi terdekat agar pengiriman barang tidak tertunda.
HVS atau High Value Shipment
High value shipment merupakan istilah pengiriman paket berupa barang berharga yang memiliki nilai tinggi.
Barang-barang yang termasuk ke dalam kategori pengiriman bernilai tinggi seperti aksesoris, berkas, logam mulia, peralatan elektronik maupun gadget, serta beberapa barang berharga lainnya.
Invalid Bag Status
Invalid bag status memiliki arti jika paket kamu masuk ke dalam tas yang salah sehingga ikut dikirimkan melalui jalur yang berbeda.
Jika barang sudah dikenali bahwa seharusnya paket tersebut tidak masuk ke dalam tas lain, maka kamu dapat menunggu status baru dari jasa ekspedisi yang bersangkutan.
LBA (Luar Batas Antar)
Istilah LBA memiliki arti jika lokasi tujuan pengantaran paket berada di luar zona pengiriman jasa ekspedisi. Biasanya hal ini disebabkan karena alamat yang tertera letaknya cukup terpencil.
Delivered
Istilah ini memiliki arti jika paket sudah diterima di alamat tujuan. Jika kamu tidak berada ditempat, kamu dapat menghubungi seseorang yang berada di rumah untuk mengkonfirmasi jika akan ada paket yang datang.
Baca Juga : Apa Artinya Shipment Forwarded to Destination dalam Logistik
Courier
Istilah courier dapat diartikan sebagai kantor maupun perorangan yang bertugas mengirimkan barang maupun berkas dalam jumlah kecil hingga menengah dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan berbagai macam pengiriman.
Warehouse
Warehouse merupakan tempat yang berfungsi untuk menyimpan berbagai jenis barang. Biasanya barang yang disimpan di dalam gudang yaitu berupa bahan baku untuk produksi, produk jadi, ataupun bahan setengah jadi.
On-Process
Jika barang kamu berstatus on-process dalam pengiriman logistik, maka barang kamu sedang dalam proses pengiriman. Status tersebut akan berubah jika barang sudah sampai di tangan penerima.
On-Transit
On-transit dalam pengiriman mengacu pada perjalanan barang dari titik awal pengiriman hingga tujuan akhir. Untuk tahapan ini, barang biasanya sudah sampai di tempat tujuan sementara atau singgah sebelum nantinya dikirim ke alamat tujuan.
Picked Up
Istilah ini memiliki arti penjemputan maupun pengambilan barang dari pengirim yang dilakukan oleh jasa ekspedisi untuk diproses pengirimannya.
Istilah ini biasanya digunakan oleh marketplace untuk mempermudah proses pengiriman dari penjual.
Received
Received memiliki arti jika barang sudah diterima oleh pihak yang bertanggung jawab. Pihak-pihak yang dimaksud dapat berupa kurir, penerima, gudang, maupun beberapa pihak yang terlibat dalam suatu pengiriman.
Destination
Destination merupakan kota maupun kabupaten tujuan pengiriman. Informasi ini sangatlah penting untuk menentukan rute pengiriman dan juga memperkirakan waktu tiba barang di alamat tujuan.
Origin
Istilah ini memiliki arti asal barang yang menunjukkan kota maupun kabupaten asal pengirim. Informasi ini akan memberikan gambaran awal mengenai perjalanan barang sebelum sampai di tujuan akhir.
Consignee
Istilah consignee digunakan untuk menyebut penerima barang ataupun cargo.
Biasanya istilah ini digunakan dalam berkas pengiriman dan juga kontrak logistik untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab untuk menerima, membayar, serta mengelola pengiriman.
Istilah ini memiliki peran penting dalam rantai pasok karena menjadi tujuan akhir dari pengiriman.
Shipper
Istilah ini merupakan pihak pengirim barang seperti kantor maupun individu yang bertanggung jawab untuk mengemas, mempersiapkan, serta mengatur pengiriman.
Biasanya seorang shipper akan bekerja sama dengan jasa ekspedisi untuk memastikan barang sampai ke tujuan sesuai dengan kesepakatan pengirim.
Istilah departed from transit biasanya digunakan oleh beberapa jasa ekspedisi ternama yang ada di Indonesia.
Dengan adanya istilah ini, kamu akan mendapatkan informasi pengiriman yang jelas hingga nantinya barang sampai dengan aman.
FAQ
Apa arti departed from transit?
Departed from transit memiliki arti jika paket sudah meninggalkan tempat transit perantara dan sedang menuju ke tujuan akhir.
Status ini memberitahu jika paket sudah berhasil menyelesaikan prosedur dan juga persiapan yang diperlukan di tempat transit dan sedan dalam perjalanan ke alamat penerima.
Berapa lama waktu transit paket?
Estimasi tiba pengiriman paket pada status departed from transit yaitu selama tiga sampai tujuh hari.
Apa arti kata LBA?
Istilah LBA atau luar batas antar memiliki arti jika lokasi tujuan pengantaran paket berada di luar zona pengiriman jasa ekspedisi. Biasanya hal ini disebabkan karena alamat yang tertera letaknya cukup terpencil.
Consignee artinya apa?
Istilah consignee digunakan untuk menyebut penerima barang ataupun cargo. Biasanya istilah ini digunakan dalam berkas pengiriman dan juga kontrak logistik untuk menentukan pihak yang bertanggung jawab untuk menerima, membayar, serta mengelola pengiriman.

