Satuan Berat: Tangga Satuan Berat dan Perhitungan untuk Kirim Barang – Mengetahui satuan berat adalah salah satu hal yang berguna ketika kamu ingin mengirim barang melalui jasa ekspedisi.
Berat barang menjadi salah satu faktor dalam menentukan tarif pengiriman. Kesalahan dalam menghitung berat dapat membuat perkiraan biaya pengiriman menjadi tidak tepat.
Selain berat aktual barang, umumnya pengiriman juga mempertimbangkan ukuran dan volume barang, terutama barang-barang yang berukuran besar tetapi memiliki bobot yang ringan.
Oleh karena itu, dalam artikel ini, Djatgo akan membahas mengenai perhitungan satuan berat sehingga dapat membantu kamu mempersiapkan pengiriman dengan lebih terencana.
Mengenal Satuan Berat dan Tangga Satuan Berat
Satuan berat adalah sebuah ukuran yang digunakan untuk mengetahui berat atau massa suatu benda.
Satuan berat yang umumnya digunakan di kehidupan sehari-hari, yakni gram (g), kilogram (kg), ton, dan lainnya.
Namun, dalam logistik, satuan berat yang kerap digunakan adalah kilogram (kg) untuk menyatakan berat barang.
Sementara itu, tangga satuan berat merupakan urutan berat benda untuk memudahkan konversi dari tingkat tertinggi ke terendah dengan kelipatan 10. Urutan satuan berat tersebut, antara lain:
- Kilogram (kg)
- Hektogram (hg) atau ons
- Dekagram (dag
- Gram (g)
- Desigram (dg)
- Centigram (cg)
- Miligram (mg)
Baca Juga: Perbedaan Pengiriman Express, Instant, dan Sameday yang Harus Kamu Ketahui
Setiap perpindahan satu tingkat memiliki nilai 10, jika bergerak turun dari satuan yang lebih besar ke satuan yang lebih kecil, angka akan dikalikan 10.
Sebaliknya, jika satuan berat naik satu tingkat menuju satuan yang lebih besat, angka akan dibagi 10. Contohnya:
- 1 kg = 10 hg
- 1 hg = 10 dag
- 1 dag = 10 g
- 1 g = 10 dg
- 1 dg = 10 cg
- 1 cg = 10 mg
Selain kilogram (kg) dan gram (g), satuan lain yang umumnya digunakan adalah kuintal dan ton.
Satu kuintal setara dengan 100 kg, sedangkan satu ton setara dengan 1.000 kg. Pemilihan satuan barang biasanya disesuaikan dengan ukuran atau berat barang yang akan ditimbang.
Cara Menghitung Satuan Berat Barang untuk Pengiriman
Dalam proses pengiriman barang, perhitungan tidak hanya selalu berdasarkan hasil timbangan barang.
Di Djatgo, barang dapat diperhitungkan berdasarkan berat aktual dan berat volume barang. Keduanya kemudian dibandingkan untuk menentukan nilai yang akhirnya akan digunakan dalam menentukan tarif pengiriman.
Menghitung Berat Aktual
Berat aktual adalah berat yang diperoleh dari hasil penimbangan langsung atau aktual barang. Misalnya, berat barang setelah ditimbang adalah 50 kg. Artinya, berat aktual barang tersebut adalah 50 kg.
Jika hasil timbangan masih menggunakan satuan gram (g), maka harus lakukan konversi terlebih dahulu. Contohnya,
50.000 g ÷ 1.000 = 50 kg. Maka, berat aktual barang tersebut sebesar 50 kg.
Menghitung Berat Volume
Berat volume umumnya digunakan untuk menghitung barang yang berukuran besar tetapi memiliki bobot yang relatif ringan. Perhitungannya menggunakan ukuran panjang, lebar, dan tinggi barang.
Djatgo menggunakan rumus berbeda berdasarkan jalur pengiriman, yakni berdasarkan pengiriman vida darat dan laut, serta pengiriman via udara.
Untuk jalur darat dan laut, rumusnya adalah panjang × lebar × tinggi ÷ 4.000. Sedangkan, untuk pengiriman via udara rumusnya adalah panjang x lebar x tinggi ÷ 5.000. Contohnya,
Baca Juga: Palletizing Adalah: Pengertian dan Fungsi dalam Ekspedisi
Pengiriman via Darat dan Laut
Jika kamu mengirim barang dengan berat aktual 100 kg, dengan dimensi panjang 150 cm, lebar 80 cm, dan tinggi 75 cm.
Berdasarkan rumus tersebut, diketahui berat volumenya adalah 150 x 80 x 75 ÷ 4.000 = 225 kg.
Maka, berat volume barang lebih besar daripada berat aktual barang, yakni 100 kg, artinya barang tidak lagi dihitung berdasarkan berat aktual, melainkan dari berat volume, yaitu 225 kg.
Pengiriman via Udara
Jika kamu mengirim barang dengan berat aktual 50 kg, dengan dimensi panjang 75 cm, lebar 80 cm, dan tinggi 85 cm.
Berdasarkan rumus tersebut, diketahui berat volumenya adalah 75 x 80 x 85 ÷ 5.000 = 102 kg.
Maka, berat volume barang lebih besar daripada berat aktual barang, yakni 50 kg, artinya barang tidak lagi dihitung berdasarkan berat aktual, melainkan dari berat volume, yaitu 102 kg.
Dalam perhitungan berat volume barang di Djatgo, nilai yang lebih tinggi antara berat aktual dan berat volume tersebut yang akan digunakan untuk menentukan tarif pengiriman.
Menghitung Kubikasi untuk Barang Berukuran Besar
Selain berat aktual dan berat volume, pengiriman dalam jumlah besar juga dapat menggunakan perhitungan kubikasi.
Di Djatgo, perhitungan kubikasi digunakan untuk mengetahui ruang yang ditempati barang dalam satuan meter kubik.
Rumus yang digunakan adalah Panjang x Lebar x Tinggi ÷ 1.000.000
Misalnya, diketahui barang memiliki ukuran panjang 200 cm, lebar 100 cm, dan tinggi 100 cm. Maka,
200 × 100 × 100 ÷ 1.000.000 = 2 m³
Perhitungan seperti ini dapat membantu menentukan kebutuhan ruang, terutama untuk pengiriman barang dalam jumlah besar atau menggunakan kontainer.
Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menimbang Barang
Sebelum mengirim barang, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan agar perhitungan taruf dan proses pengiriman berjalan lancar.
Selain mengetahui berat barang, perhatikan juga kondisi kemasan, ukuran barang, serta ketentuan dari jasa ekspedisi.
Pastikan Barang Sudah di Packing
Sebaiknya, kamu menimbang barang setelah proses packing selesai karena kemasan dapat menambah berat keseluruhan paket barang.
Gunakan jenis packing yang sesuai dengan jenis dan karakteristik barang agar tetap terlindungi selama proses pengiriman.
Ukur Panjang, Lebar, dan Tinggi Barang
Selain berat barang, kamu juga perlu mengukur panjang, lebar, dan tinggi barang terutama untuk barang yang memiliki ukuran besar.
Informasi dimensi barang diperlukan jika jasa ekspedisi menggunakan perhitungan berat volume dalam menentukan tarif pengiriman.
Periksa Satuan Berat pada Timbangan
Pastikan satuan berat barang yang kamu gunakan pada timbangan sudah sesuai. Jangan sampai satuan berat barang salah karena akan memengaruhi perhitungan berat aktual atau berat volume barang.
Perhatikan Ketentuan Jasa Ekspedisi
Setiap jasa kirim memiliki ketentuan yang berbeda-beda mengenai berat minimum barang, metode perhitungan, dan tarif untuk pengiriman.
Oleh karena itu, kamu perlu memastikan informasi mengenai berat aktual maupun berat volume kepada jasa kirim sebelum melakukan pengiriman.
Kirim Barang dengan Perhitungan yang Tepat dengan Djatgo
Dengan mengetahui berat dan dimensi barang sebelum pengiriman, kamu juga bisa mengetahui perkiraan biaya yang akan dikeluarkan.
Namun, bagaimana jika barang yang hendak kamu kirim memiliki berat hingga 3 ton? Sementara kamu tidak memiliki alat yang memadai untuk menimbangnya?
Kondisi tersebut tentunya dapat membuat kamu kesulitan dalam menentukan berat barang secara akurat, terutama jika barang memiliki bobot yang cukup besar.
Karena itu, diperlukan fasilitas penimbangan yang mampu memberikan hasil pengukuran yang lebih tepat. Djatgo memiliki fasilitas logistik yang lengkap, termasuk alat timbang yang mampu menimbang barang hingga 5 ton.
Dengan fasilitas tersebut, Djatgo dapat membantu kamu mengetahui berat barang secara lebih akurat sehingga perhitungan pengiriman dapat dilakukan dengan lebih tepat.
Kamu juga bisa berkonsultasi dengan tim Djatgo mengenai berat, dimensi, serta pilihan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pengiriman.
Dengan dukungan tim yang berpengalaman dan profesional, proses pengiriman barang dapat dipersiapkan dengan lebih mudah.
Tim Djatgo akan membantu kamu memberikan informasi mengenai metode perhitungan dan pilihan layanan yang sesuai dengan jenis dan ukuran barang.
Kamu juga bisa menyerahkan perhitungan berat dan dimensi barang yang akan kamu kirim ke Djatgo dengan penanganan dari tim yang berpengalaman dan profesional.
FAQ
Apa yang dimaksud dengan satuan berat?
Satuan berat adalah ukuran yang digunakan untuk mengetahui berat atau massa suatu benda.
Beberapa satuan yang umum digunakan antara lain kilogram (kg), gram (g), ton, dan kuintal.
Apa saja urutan tangga satuan berat?
Urutan tangga satuan berat dari yang terbesar ke terkecil adalah kilogram (kg), hektogram (hg), dekagram (dag), gram (g), desigram (dg), sentigram (cg), dan miligram (mg).
Apa perbedaan berat aktual dan berat volume?
Berat aktual merupakan berat barang yang diperoleh melalui penimbangan langsung.
Sementara itu, berat volume dihitung berdasarkan dimensi barang, yaitu panjang, lebar, dan tinggi.
Perhitungan berat volume biasanya digunakan untuk barang berukuran besar dengan bobot yang relatif ringan.
Bagaimana cara menghitung berat volume barang?
Untuk pengiriman darat dan laut, berat volume dapat dihitung dengan rumus panjang × lebar × tinggi ÷ 4.000.
Sementara untuk pengiriman melalui udara, rumus yang digunakan adalah panjang × lebar × tinggi ÷ 5.000.
Apakah Djatgo dapat membantu menghitung berat dan biaya pengiriman barang?
Ya. Jika kamu mengalami kesulitan menghitung berat aktual, berat volume, maupun memperkirakan biaya pengiriman, kamu dapat menghubungi tim Djatgo untuk mendapatkan informasi mengenai metode perhitungan dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pengiriman.


