Pahami Cut-Off Time dan Lead Time agar Pengiriman Barang Bisa Sampai Tepat Waktu – Keberhasilan distribusi barang sangat bergantung pada pengelolaan operasional harian.
Dalam industri logistik sendiri, cut-off time dan lead time adalah dua istilah penting yang sangat berpengaruh pada keberhasilan jalannya pengiriman.
Jika ada keterlambatan dalam batas operasional gudang, maka ekspedisi perlu menambahkan durasi tunggu transit hingga 24 jam ekstra.
Tentunya hal tersebut akan merusakan estimasi kedatangan barang di tangan konsumen.
Sehingga untuk mempercepat jalannya operasional, pihak ekspedisi menggunakan istilah cut-off time dan lead time untuk mengoptimalkan efisiensi waktu distribusi.
Untuk mengetahui pengertian dan perbedaan keduanya, mari simak artikel Djatgo di bawah ini.
Apa Itu Cut-Off Time dan Lead Time dalam Pengiriman Barang?
Apa itu cut-off time dan lead time? Cut-off time dan lead time adalah istilah yang digunakan untuk menentukan batas waktu setiap rangkaian proses tertentu dalam pengiriman barang.
Kedua istilah ini sangatlah penting karena membantu barang agar bisa dikirim sesuai jadwal serta meminimalisir adanya keterlambatan.
Cut-off time merupakan batas waktu terakhir barang untuk memasuki rangkaian proses tertentu. Umumnya proses yang dilalui meliputi pemeriksaan dokumen, penerimaan barang di gudang, hingga penutupan muatan.
Walaupun terlihat sederhana, namun cut-off time dapat menentukan apakah pengiriman bisa berangkat sesuai jadwal, terhambat di gudang, atau sedang menunggu pengiriman berikutnya.
Sedangkan lead time adalah waktu yang dibutuhkan dari awal hingga akhir proses rantai pasok. Umumnya proses ini meliputi pemesanan, produksi, serta pengiriman produk ke pelanggan.
Lead time tidak hanya dihitung dari waktu perjalanan barang saja. Namun juga terhitung dari proses persiapan dokumen, antrean di gudang, transit, jadwal kapal, serta pengantaran akhir.
Baca Juga : Perbedaan Consignee dan Consignor dalam Dunia Logistik
Perbedaan Cut-Off Time dan Lead Time dalam Pengiriman Barang
Selain dari pengertian, cut-off time dan lead time memiliki perbedaan lainnya. Adapun perbedaan cut-off time dan lead time yang telah Djatgo susun yaitu:
|
No. |
Poin | Cut-Off Time | Lead Time |
|
1. |
Fokus Waktu | Batas waktu terakhir bagi barang untuk masuk ke setiap rangkaian proses tertentu. |
Total durasi yang dibutuhkan dari awal hingga akhir rantai pasok. |
|
2. |
Cakupan Proses | Umumnya proses yang dilalui meliputi pemeriksaan dokumen, penerimaan barang di gudang, hingga penutupan muatan. |
Proses ini meliputi pemesanan, produksi, serta pengiriman produk ke pelanggan. |
| 3. | Dampak | Menentukan apakah adanya kendala dalam proses distribusi barang. |
Mengukur efisiensi seluruh proses dari awal hingga akhir. |
Sederhananya, perbedaan utama cut-off time dan lead time adalah waktu yang dibutuhkan ekspedisi dalam proses distribusi barang.
Cut-off time menjadi waktu tenggat barang melalui semua proses. Sedangkan lead time adalah total hari atau jam yang dihabiskan untuk menyelesaikan seluruh proses pengiriman.
Baca Juga : Line Haul Adalah : Jenis-jenis dan Sistem Kerja di Logistik
Aspek yang Perlu Dipertimbangkan dalam Kirim Barang pada Periode Cut-Off Time dan Lead Time
Cut-off time dan lead time menjadi hal penting yang perlu diperhatikan. Jika ada keterlambatan kecil dalam operasional gudang, maka hal tersebut bisa membuat estimasi pengiriman menjadi terganggu.
Oleh karena itu, kamu perlu memanajemen risiko keterlambatan dalam pengiriman yang dilakukan.
Kamu bisa mempertimbangkan bahwa operasional harian di gudang tidak boleh meleset. Dikarenakan akan berdampak pada keterlambatan serta penundaan transit hingga 24 jam.
Selain itu, memperhatikan aspek dalam periode cut-off time dan lead time ini juga membantu pihak ekspedisi menentukan estimasi kedatangan barang ke tangan konsumen dengan tepat.
FAQ
Apa itu cut-off time dan lead time?
Cut-off time dan lead time adalah istilah yang digunakan untuk menentukan batas waktu setiap rangkaian proses tertentu dalam pengiriman barang.
Kedua istilah ini sangatlah penting karena membantu barang agar bisa dikirim sesuai jadwal serta meminimalisir adanya keterlambatan.
Aspek yang perlu diperhatikan ketika mengirim barang dalam periode cut-off time dan lead time?
Adapun aspeknya yaitu memanajemen risiko keterlambatan dalam pengiriman yang dilakukan. Serta mempertimbangkan bahwa operasional harian di gudang tidak boleh meleset.
Apa kegunaan cut-off time?
Cut-off time dapat menentukan apakah pengiriman bisa berangkat sesuai jadwal, terhambat di guang, atau sedang menunggu pengiriman berikutnya.
Apa perbedaan cut-off time dan lead time?
Sederhananya, perbedaan utama cut-off time dan lead time adalah waktu yang dibutuhkan ekspedisi dalam proses distribusi barang.

