Consignee Adalah : Kewajiban, Keuntungan, dan Kesalahan Umum – Untuk melakukan pengiriman besar, ada salah satu pihak yang membantu memperlancar proses distribusi.
Pihak tersebut sering disebut sebagai consignee. Consignee adalah pihak yang berhak untuk menerima barang kiriman.
Perannya cukup penting karena mereka akan bertanggung jawab memastikan barang sesuai jumlah, kondisi, serta dokumen yang disepakati.
Consignee bukan hanya sekadar penerima saja, namun juga menjaga kelancaran serta keefektifan proses logistik.
Pada artikel ini, Djatgo akan menjelaskan arti consignee, kewajibannya, keuntungannya, serta kesalahan umum yang sering terjadi. Adapun pembahasan lengkapnya, berikut penjelasan artikelnya.
Sedang Membahas Tentang
TogglePengertian Consignee
Arti consignee adalah pihak yang menerima barang dalam suatu transaksi pengiriman. Dalam industri logistik, consignee umumnya pihak individu atau perusahaan yang ditunjuk untuk menerima barang.
Di Indonesia sendiri, peran ini cukup penting. Salah satunya dalam memperlancar proses pengiriman antar pulau atau internasional.
Dalam pengiriman besar, consignee sering dicantumkan dalam dokumen Bill of Lading, Air Waybill, dan surat jalan.
Tanpa adanya consignee yang jelas, maka pengiriman bisa terhambat atau bahkan mengalami kegagalan.
Hak dan Kewajiban yang Dimiliki Consignee
Sebagai penerima, consigne memiliki hak dan kewajiban yang perlu diperhatikan dalam proses logistik. Adapun hak dan kewajibannya yang telah Djatgo susun antara lain yaitu:
Hak Consignee
- Menerima barang dari transportasi, entah itu kapal, truk, atau pesawat
- Menolak barang jika adanya kerusakan atau tidak sesuai kontrak
- Meminta dokumen pengiriman resmi
- Membantu mempromosikan serta menjual barang dengan cara yang efektif
- Menentukan harga jual barang sesuai pertimbangan pasar atau keuntungan yang diinginkan
Kewajiban Consignee
- Melakukan pembayaran biaya seperti bea masuk, administrasi, serta pajak
- Menjaga serta merawat barang agar tetap dalam kondisi baik
- Memberikan laporan secara berkala mengenai penjualan serta stok barang
- Memastikan barang telah sesuai kontrak
- Mengatur proses distribusi ke gudang maupun konsumen akhir
Berikut hak dan kewajiban consignee yang menjadi salah satu bagian penting dalam suatu bisnis.
Agar bisnis berjalan dengan lancar, consignee perlu memastikan kesepakatan yang ditentukan tetap adil serta berkelanjutan.
Baca Juga : Apa yang Dimaksud dengan Kebutuhan Logistik dalam Pekerjaan
Keuntungan Consignee dalam Suatu Bisnis
Melalui barang yang diterimanya, pihak consignee akan mendapatkan keuntungan. Adapun keunggulan consignee dalam suatu bisnis yang telah Djatgo susun yaitu:
Dapat Menentukan Persentase Harga
Saat dititipi barang untuk dijualkan, para consignee dapat menentukan persentase harga sendiri. Walaupun begitu, biasanya consignee akan mempertimbangkan kenaikan biaya dengan harga pasarannya.
Sehingga mereka tidak menentukan harga terlalu tinggi yang membuat barang tidak laku.
Tidak Perlu Memproduksi Barang atau Jasa
Dikarenakan pihak consignee hanya bertugas menjual suatu barang saja, maka mereka tidak perlu mengeluarkan biaya untuk produksi.
Bukan hanya itu saja, mereka juga tidak perlu melakukan pembelian produk untuk melengkapi stok barang.
Bisa Melakukan Retur Jika Barang Tidak Laku
Consignee tidak perlu melakukan ganti rugi jika barang yang dititipkan tidak laku. Maka dari itu, barang yang tidak laku terjual akan menjadi tanggung jawab consignor sepenuhnya, bukan consignee.
Kesalahan Umum Terkait Consignee
Walaupun terdengar sederhana, namun terdapat kesalahan umum terkait consignee. Adapun kesalahan yang sering terjadi menurut Djatgo yaitu:
- Salah Tulis: jika nama tertulis tidak jelas, maka barang bisa tertahan di pelabuhan.
- Alamat Tidak Lengkap: alamat yang tidak jelas akan menyulitkan proses delivery.
- Notify Party Tidak Jelas: jika notify party tidak jelas, maka akan adanya keterlambatan pemberitahuan kedatangan barang.
Jika kesalahan umum tersebut sering terjadi, pengiriman akan mengalami beberapa kendala. Adapun kendala yang bisa terjadi seperti keterlambatan atau bahkan barang tidak sampai ke tangan penerima.
Baca Juga : Shipper Itu Apa? Wajib Tahu Tugas dan Cara Kerjanya
Mengapa Penting Memahami Consignee
Memahami maksud consignee menjadi salah satu hal penting saat melakukan pengiriman. Apalagi consignee menjadi bagian krusial dalam dunia logistik.
Sehingga mengetahui consignee dapat membantu meminimalisir kesalahpahaman dan memperlancar proses pendistribusian barang.
Tanpa pengetahuan mengenai consignee dan perannya, proses pengiriman dapat terhambat. Bahkan barang yang dikirim bisa dikenakan masalah hukum, baik itu dalam transaksi lokal maupun ekspor impor.
Maka dari itu, mengetahui consignee menjadi salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan.
FAQ
Apa yang dimaksud dengan consignee?
Consignee adalah pihak yang menerima barang dalam suatu transaksi pengiriman.
Apa keuntungan yang akan diperoleh pihak consignee dalam suatu bisnis?
Adapun keuntungannya seperti bisa menentukan persentase harga sendiri, tidak perlu memproduksi barang, serta bisa melakukan retur.
Kenapa consignee penting?
Mengetahui consignee dapat membantu menghindari kesalahpahaman dan memperlancar proses pendistribusian barang.
Apa saja kesalahan umum yang sering terjadi terkait consignee?
Ada tiga kesalahan umum yang sering terjadi yaitu salah tulis nama, alamat tidak lengkap, serta notify party tidak jelas.

