Apa Saja Dermaga dan Pelabuhan di Samarinda – Pelabuhan menjadi tempat untuk kapal-kapal mulai bergerak di antara beberapa pulau untuk melakukan kegiatan bongkar muat.
Apalagi Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki berbagai pelabuhan besar dan sibuk, salah satunya pelabuhan di Samarinda.
Pelabuhan-pelabuhan di Samarinda menjadi salah satu infrastruktur yang menjadi pintu utama dalam pendistribusian barang mulai dari hasil tambang hingga mobilitas penduduk dari dan ke kawasan tertentu.
Untuk mengetahui apa saja dermaga dan pelabuhan di Samarinda, yuk simak pembahasan lengkap di bawah ini.
Sedang Membahas Tentang
TogglePelabuhan Samarinda
Pelabuhan Samarinda terletak di Kota Samarinda, Kalimantan Timur yang berjarak sekitar 30 mil sebelah utara Muara Pegah, di tepi Sungai Mahakam.
Pelabuhan ini memberikan kebutuhan pokok bagi kota Samarinda dan juga sekitarnya.
Sejarah
Pelabuhan ini sudah ada sejak masa kolonial Belanda. Pada awal abad ke-20, pelabuhan Samarinda sudah mulai digunakan sebagai tempat ekspor komoditas utama yang barangnya dihasilkan dari wilayah Kalimantan Timur.
Pada masa kemerdekaan Indonesia, pelabuhan ini menjadi salah satu pelabuhan utama yang dikelola oleh Pemerintah Indonesia.
Pembangunan dan juga pengembangan infrastruktur terus dilakukan untuk meningkatkan efisiensi pelabuhan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.
Fasilitas
Pelabuhan sudah dilengkapi dengan fasilitas yang cukup lengkap untuk mendukung berbagai macam kegiatan di sana.
Selain itu, terdapat dermaga Samarinda yang memiliki panjang 867 meter dengan kedalaman air mencapai 15 meter.
Adanya fasilitas ini membantu agar kapal besar dapat berlabuh dengan aman di pelabuhan.
Pelabuhan juga dilengkapi dengan adanya kapal pandu yang bertugas untuk mengantarkan pemandu ke kapal, hal ini bertujuan untuk memastikan jika navigasi kapal masih berjalan dengan lancar dan aman.
Terdapat juga fasilitas pengisian air bersih dari darat yang berguna untuk memenuhi kebutuhan air bersih kapal selama berada di pelabuhan.
Kelengkapan fasilitas yang disediakan dapat mengoptimalkan layanan bagi kapal yang singgah.
Di pelabuhan inilah kapal-kapal akan terus bergerak untuk melakukan bongkar muat. Keberadaan pelabuhan ini menjadi sangat penting untuk menyuplai berbagai kebutuhan pokok masyarakat di Samarinda.
Baca Juga : Perbedaan Arti Drop Off dan Pick Up
Pelabuhan Palaran
Pelabuhan Palaran atau sering dikenal dengan nama Pelabuhan Samudera Palaran ini dioperasikan oleh PT Pelabuhan Samudera Palaran.
Fokus pelabuhan ini terdapat pada penanganan peti kemas dan menjadi salah satu pelabuhan utama untuk kegiatan ekspor impor di Samarinda.
Latar Belakang
Awalnya pelabuhan ini dibangun untuk menggantikan pelabuhan Yos Sudarso Samarinda yang sudah tidak bisa dikembangkan lagi.
Hal ini disebabkan karena pelabuhan tidak memiliki back up area untuk pengembangan wilayah.
Selain itu adanya rencana untuk melakukan pembangunan Jembatan Mahkota II yang akan menutup jalur pelayaran dari hilir menuju pelabuhan lama.
Sehingga Pelabuhan Palaran ini dibangun sebagai pengganti pelabuhan lama.
Fasilitas
Sebagai pintu gerbang utama logistik, pelabuhan ini menyediakan banyak fasilitas seperti dermaga, gedung dengan luas 3000 m persegi, serta lapangan peti kemas yang memiliki luas 7,7 hektar.
Selain itu, pelabuhan juga dilengkapi dengan peralatan canggih yang dapat menyokong berbagai kebutuhan bongkar muat container modern.
Pelabuhan juga memiliki peralatan lengkap yang dapat mendukung segala aktivitas di pelabuhan.
Peralatan yang disediakan yaitu container crane 2 unit, RTG 5 unit, weight bridge 1 unit, dan beberapa peralatan profesional lainnya.
Pelabuhan Pelindo IV Loa Janan
Pelindo atau PT Pelabuhan Indonesia merupakan sebuah badan usaha milik negara Indonesia yang bergerak di bidang pengelolaan pelabuhan.
Perusahaan ini merupakan merger dari beberapa entitas pelabuhan dari beberapa sektor, salah satunya pelabuhan Loa Janan yang berada di sektor IV Pelindo.
Pelabuhan Loa Janan ini berada di bawah naungan negara atau BUMN. Sebagai perwakilan dari pemerintah, tentunya akses jalan dan juga fasilitas menuju pelabuhan benar-benar diperhatikan.
Untuk mendukung perputaran perekonomian di Indonesia, area pergudangan di pelabuhan memiliki ukuran yang sangat luas.
Loa Jonan juga memiliki sebuah dermaga yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Dermaga ini melayani kebutuhan transportasi kapal, kapal sandar, dan beberapa pelayanan lainnya.
Selain itu, dermaga Loa Jonan juga melayani kebutuhan logistik seperti pengiriman barang, cargo, kendaraan, serta beberapa jenis pengiriman lainnya.
Baca Juga : Arti Barang Fragile dan Trik Mengirim Barang Pecah Belah
Pelabuhan Sungai Kunjang
Pelabuhan Sungai Kunjang merupakan pelabuhan umum untuk kapal penumpang dan barang yang berada di daerah Karang Asam Ulu, Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.
Pelabuhan ini juga menjadi akses bagi masyarakat Samarinda untuk menuju ke hulu Sungai Mahakam.
Fasilitas
Pelabuhan memiliki fasilitas 2 dermaga yang memiliki panjang 67 m dengan tipe jetty, mooring dolphin, dan juga breating dolphin.
Selain itu memiliki penyangga kuda-kuda yang memiliki panjang sekitar 52,4 m, lebar sekitar 7 m, serta terdapat 1 sandaran untuk bongkar muat barang.
Selain fasilitas yang berhubungan dengan aktivitas kapal, pelabuhan Sungai Kunjang juga memiliki fasilitas tempat yang dapat membantu segala aktivitas masyarakat di sana.
Fasilitas yang disediakan berupa tempat pos jaga, gedung utama, ruang tunggu, parkiran, dan juga mushola.
Rute dan Jadwal
Pelabuhan Sungai Kunjang menyediakan kapal ke berbagai tujuan di Kabupaten Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, dan juga Mahakam Ulu. Setiap rute ditentukan sesuai dengan jenis kapal yang berlabuh di pelabuhan.
Untuk kapal penumpang memiliki jadwal keberangkatan setiap hari mulai pukul 07.00 WITA.
Kapal penumpang dapat mengangkut sekitar 50 orang dengan maksimal bagasi 5 kg per orangnya.
Selain penumpang, kapal juga dapat mengangkut barang seperti bahan pokok, kendaraan motor, BBM, serta muatan lainnya.
Biaya Perjalanan
Untuk sekali perjalanan tujuan Samarinda Melak, penumpang dikenakan tarif Rp 130.000 untuk kapal bagian bawah dan Rp 150.000 untuk kapal bagian atas dengan fasilitas lengkap.
Sedangkan kapal tujuan Samarinda – Long Bagun akan dikenakan tarif yang lebih mahal, yaitu sekitar Rp 320.000 karena waktu yang ditempuh cukup panjang.
Dalam sektor perdagangan nasional maupun internasional, pelabuhan di Samarinda menjadi tempat terpenting dalam pendistribusian barang.
Terlebih dengan pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur, beberapa pelabuhan akan menjadi hal krusial dalam membantu pemindahan ibu kota.
Maka dari itu, pelabuhan menjadi hal penting dalam kelancaran setiap aktivitas perdagangan.
Jika aktivitas perdagangan saja dapat terbantu, sektor logistik dan juga transportasi juga ikut terbantu dengan adanya pelabuhan.
FAQ
Pelabuhan apa saja di Samarinda?
Pelabuhan Samarinda, Pelabuhan Palaran, Pelabuhan Sungai Kunjang, Dermaga Loa Jonan, dan beberapa pelabuhan serta dermaga lainnya.
Di manakah Pelabuhan Samarinda berada?
Pelabuhan Samarinda terletak di Kota Samarinda, Kalimantan Timur yang berjarak sekitar 30 mil sebelah utara Muara Pegah, di tepi Sungai Mahakam.
Pelabuhan di Samarinda apa hanya untuk pengangkutan barang saja?
Tidak. Beberapa pelabuhan dapat mengangkut pengunjung yang ingin pulang pergi dengan menggunakan jalur transportasi laut.
Apa pelabuhan di Samarinda sangat penting?
Dalam sektor perdagangan nasional maupun internasional, pelabuhan di Samarinda menjadi tempat terpenting dalam pendistribusian barang.

