Jenis Truk Tronton, Kapasitas, Spesifikasi, serta Fungsinya – Truk tronton merupakan salah satu kendaraan berat yang umumnya digunakan dalam industri besar.
Truk ini memiliki beberapa jenis yang bisa dibedakan sesuai kebutuhannya. Setiap jenis truk tronton memiliki spesifikasi serta fungsinya masing-masing.
Apa saja jenis truk tronton dalam suatu industri? Untuk mengetahui apa saja tipe-tipe tronton sesuai fungsinya, Djatgo akan menjelaskannya secara lengkap.
Adapun pembahasan artikelnya, mari simak bersama penjelasan di bawah ini.
Sedang Membahas Tentang
TogglePengertian Truk Tronton
Truk tronton merupakan kendaraan angkutan barang dengan konfigurasi sumbu roda tiga. Dua sumbu berada di depan dan satunya di belakang.
Desain tersebut membuat tronton dapat mengangkut barang dalam jumlah banyak. Biasanya muatan yang dibawa berupa material berat seperti baja, semen, maupun alat besar.
Tronton menjadi jenis truk yang masuk ke dalam kategori angkutan berat. Walaupun begitu, truk ini dapat diandalkan dalam sektor pertambangan, konstruksi, hingga logistik.
Konfigurasi truk ini yaitu 2-1, sehingga memiliki daya tahan yang kuat untuk perjalanan jauh.
Jenis-jenis Truk Tronton Sesuai Karoseri dan Fungsinya
Truk tronton memiliki beberapa jenis yang disesuaikan dengan karoseri serta fungsinya. Adapun jenis jenis truk tronton yang telah Djatgo susun dan perlu kamu ketahui yaitu:
- Bak Terbuka: jenis truk yang memiliki bak terbuka. Biasanya digunakan untuk mengangkut barang besar dan berat seperti bahan bangunan, hasil pertanian, serta besi baja.
- Box: truk yang paling umum digunakan. Memiliki body yang tertutup rapat, sehingga cocok untuk melindungi barang dari cuaca ekstrem dan debu. Biasanya barang yang diangkut meliputi perabotan, elektronik, serta produk konsumtif.
- Wingbox: truk ini memiliki dinding samping yang bisa dibuka, sehingga memudahkan proses bongkar muat. Biasanya truk ini mengangkut barang yang tidak terlalu berat, namun membutuhkan fleksibilitas ketika bongkar muat berlangsung.
- Tangki: jenis truk ini dirancang untuk mengangkut muatan dalam bentuk cairan. Tangki pada truk ini dibuat dari bahan berkualitas, sehingga tahan terhadap tekanan dan korosi.
- Reefer Truck: jenis ini memiliki sistem pendingin yang berada di dalam boxnya. Umumnya truk ini mengangkut muatan dalam bentuk bahan beku, daging, susu, serta produk farmasi yang membutuhkan suhu tertentu.
- Flatbed: jenis yang memiliki bak datar tanpa dinding samping. Jenis ini cocok diangkut untuk barang berukuran besar seperti mesin berat serta container.
- Dump Truck: truk ini memiliki bak belakang yang dapat diangkat. Tujuannya untuk menumpahkan muatan agar lebih mudah. Jenis Dump Truck ini sangat cocok digunakan di proyek tambang maupun jalan.
- Self Loader: truk jenis ini memiliki crane atau sistem hidrolik. Biasanya digunakan untuk mengangkut alat berat secara mandiri.
Demikian jenis jenis tronton yang perlu kamu ketahui. Setiap tipenya memiliki spesifikasi serta fungsinya masing-masing. Sehingga dapat digunakan sesuai kebutuhanmu.
Baca Juga: Kenali Jenis Truk Fuso untuk Kebutuhan Logistik Bisnis
Kapasitas Truk Tronton Secara Umum
Umumnya truk tronton memiliki kapasitas muatan berbeda-beda. Adapun kapasitas tronton menurut Djatgo antara lain yaitu:
Kapasitas Berat
Umumnya tronton memiliki kapasitas berat 20 hingga 35 ton. Namun, kapasitas berat di setiap jenis truk tronton berbeda, tergantung spesifikasi kendaraannya.
Untuk tronton modifikasi, kapasitas yang dimiliki biasanya lebih besar.
Kapasitas Volume
Untuk jenis truk tronton box atau wingbox volume muatannya sekitar 40 hingga 60 m3. Namun, hal tersebut tergantung panjang, lebar, serta tinggi karoseri truknya.
Spesifikasi Truk Tronton (bullet)
Selain jenisnya, truk tronton juga memiliki spesifikasi umum yang perlu kamu ketahui. Adapun spesifikasi tronton yang telah disusun oleh Djatgo yaitu:
Dimensi Standar
- Panjang: sekitar 9-12 meter
- Lebar: kurang lebih sekitar 2,5 meter
- Tinggi: sekitar 3 meter
Daya Mesin
- Mesin: 200-400 HP
- Konsumsi BBM: sebenarnya tergantung beban dan medan, namun rata-rata sekitar 3-5 km/liter
Sistem Rem dan Suspensi
- Rem: sistem pengereman ganda
- Suspensi: untuk stabilitas yang lebih baik, suspensi truk ini dengan leaf spring atau air suspension
Baca Juga: Cargo Minimal Berapa Kg? Jawaban Lengkapnya Ada di Sini
Struktur Truk Tronton
- Kerangka Utama: menjadi tulang punggung kendaraan karena berfungsi untuk menahan seluruh beban truk.
- Suspensi Heavy-duty: umumnya menggunakan sistem suspensi daun atau kombinasi dengan udara. Hal tersebut bertujuan agar truk dapat menahan guncangan ketika membawa beban berat.
- Penggerak Roda Belakang dan Transmisi: sistem ini mendukung ketika truk melewati jalanan tidak rata maupun tanjakan.
Material yang Digunakan
- Rangka Utama: dibuat dengan baja high tensile yang tahan terhadap beban berat dan tekanan.
- Bak Terbuka: terbuat dari besi galvanis, alumunium, serta kombinasi kayu keras.
- Sistem Penggerak: terbuat dari komponen baja yang tahan panas dan tekanan tinggi. Hal tersebut membantu truk menjadi lebih awet ketika pemakaian insentif.
Dengan banyaknya jenis truk tronton, kapasitas, serta spesifikasinya, kendaraan ini mampu memenuhi berbagai kebutuhan logistik.
Selain itu, truk ini juga menjadi bagian penting untuk membantu memperlancar rantai pasok di Indonesia.
FAQ
Berapa kapasitas truk tronton?
Umumnya tronton memiliki kapasitas berat 20 hingga 35 ton. Namun, kapasitas berat di setiap jenis truk tronton akan berbeda-beda, tergantung spesifikasi kendaraannya.
Apa saja jenis truk tronton dalam suatu industri?
Ada beberapa jenis truk tronton yang perlu kamu tau yaitu box, wingbox, bak terbuka, tangki, flatbed, reefer truck, dump truck, dan seal loader.
Apa saja muatan yang dapat diangkut oleh jenis truk tronton reefer?
Umumnya truk ini mengangkut muatan dalam bentuk bahan beku, daging, susu, serta produk farmasi yang membutuhkan suhu tertentu.
Apa material yang digunakan pada bak terbuka tronton?
Bak terbuka truk biasanya terbuat dari besi galvanis, alumunium, serta kombinasi kayu keras.

