40 Jenis Alat Berat dan Fungsinya Pada Sektor Konstruksi – Pada sektor konstruksi, jenis alat berat menjadi komponen penting yang berperan besar dalam mempermudah pekerjaan.
Tanpa dukungan berbagai jenis alat berat, proses konstruksi akan berjalan lebih lama.
Oleh karena itu, mengetahui berbagai alat berat juga dapat membantu kamu menyesuaikan pekerjaan proyek agar berjalan efektif dan aman.
Untuk mengetahui apa saja jenisnya, Djatgo akan memberitahu 40 macam alat berat yang penting di sektor konstruksi. Berikut pembahasan yang telah Djatgo susun.
Sedang Membahas Tentang
ToggleJenis Alat Berat dan Fungsinya Pada Sektor Konstruksi
Dalam sektor konstruksi, ada beberapa jenis alat berat yang sering digunakan. Setiap tipe memiliki fungsi serta kegunaannya masing-masing.
Untuk mengetahui apa saja macam alat berat konstruksi, berikut penjelasannya dari Djatgo:
Dump Truck
Jenis alat berat pertama yaitu dump truck. Alat ini biasa digunakan untuk membawa material ke beberapa lokasi.
Di bagian belakang dump truck terdapat bak besar yang bisa diangkat untuk menurunkan material.
Loader / Wheel Loader
Alat yang dapat memindahkan material dari satu tempat ke lokasi lainnya dengan mudah yaitu wheel loader.
Di bagian depan alat ini terdapat ember besar yang bisa mengangkut material dalam jumlah banyak.
Grader
Untuk meratakan permukaan tanah, biasanya industri konstruksi menggunakan alat berat bernama grader.
Alat ini memiliki blade panjang yang dapat diatur. Tujuannya untuk menghasilkan permukaan tanah agar rata dan halus.
Excavator
Jenis alat berat selanjutnya yaitu excavator. Alat ini berguna untuk menggali, membawa material ke truk, serta menimbun tanah.
Selain itu, alat ini bisa berputar hingga 360 derajat, hal tersebut dapat membuatnya melakukan pembongkaran, pengerukan, serta penebangan pohon.
Compactor
Alat berat yang biasa digunakan untuk memadatkan tanah dan juga material lainnya yaitu compactor.
Jenis ini memiliki drum besar yang dapat berputar. Fungsinya untuk memadatkan material dengan tekanan yang cukup tinggi.
Crane
Alat berat yang digunakan untuk memindahkan serta mengangkat material berat ke ketinggian yaitu crane. Jenis alat berat ini memiliki kabel serta lengan panjang yang kuat.
Tujuannya yaitu untuk membantu mengangkat material berat ke ketinggian dengan mudah.
Reach Stacker
Reach stacker adalah alat berat yang biasa digunakan di pelabuhan serta terminal kontainer. Fungsinya untuk memindahkan, menyusun, serta menangani kontainer.
Alat ini dilengkapi boom teleskopik yang berguna untuk mengangkat serta menjangkau kontainer secara fleksibel.
Forklift
Untuk mengangkat dan memindahkan material dalam jarak pendek, forklift alat yang bisa digunakan.
Jenis ini tidak hanya ada pada industri konstruksi saja, namun juga sering digunakan di gudang maupun pabrik untuk memindahkan palet serta paket.
Bulldozer
Bulldozer menjadi salah satu jenis alat berat yang biasa digunakan untuk mendorong material. Biasanya material yang dapat didorong alat ini yaitu tanah, pasir, serta puing-puing.
Alat ini memiliki blade besar yang berada di bagian depan, tujuannya yaitu untuk meratakan dan membersihkan wilayah kerja.
Traktor
Jenis alat berat selanjutnya yaitu traktor. Alat ini merupakan kendaraan khusus untuk memberikan tenaga besar ketika mesin berkecepatan rendah.
Traktor dapat membantu mempermudah pekerjaan berat, sehingga kamu bisa menghemat waktu serta tenaga. Jenis ini memiliki dua macam, yaitu traktor tangan dan besar.
Diesel Hammer
Diesel hammer menjadi salah satu alat berat yang digunakan untuk memasang tiang pancang atau paku bumi ke dalam tanah.
Biasanya alat ini digunakan ketika melakukan pembangunan jembatan, gedung tinggi, serta dermaga.
Alat ini dianggap efektif karena dapat menghasilkan gaya tumbukan yang sangat kuat. Sehingga cocok untuk memasang tiang ke dalam tanah yang keras dan berbatu.
Backhoe Loader
Backhoe loader merupakan salah satu alat berat multifungsi. Alat ini memiliki ember di bagian depan dan juga backhoe pada belakangnya.
Biasanya alat ini digunakan untuk melakukan penggalian, pemindahan material, serta melakukan pekerjaan konstruksi lainnya.
Asphalt Paver
Jenis alat berat selanjutnya yaitu asphalt paver. Alat ini biasanya digunakan untuk menghamparkan aspal pada permukaan jalan.
Dengan menggunakan asphalt paver, aspal akan tersebar secara merata dan memiliki ketebalan yang konsisten.
Motor Grader
Motor grader merupakan alat berat dengan memiliki pisau panjang. Alat ini berguna untuk meratakan permukaan dalam.
Umumnya alat ini dilengkapi dengan ban motor grader yang bertujuan agar dapat bekerja secara optimal.
Crawler Crane
Crawler crane menjadi salah satu alat ideal untuk beberapa proyek besar yang membutuhkan daya angkat tinggi.
Hal tersebut dikarenakan alat ini dapat bergerak di berbagai medan serta memiliki jangkauan yang terbatas.
Backhoe
Backhoe merupakan jenis alat berat yang memiliki dua fungsi utama, yaitu pada bagian depan dan belakang. Biasanya alat ini digunakan untuk memuat, menggali, serta membongkar material.
Selain itu, alat ini juga cukup fleksibel ketika digunakan pada pekerjaan konstruksi kecil hingga menengah.
Power Shovel
Untuk menggali material yang terletak di tempat tinggi, biasanya menggunakan alat power shovel. Ada dua jenis alat ini, yaitu cable controlled dan hydraulic controlled.
Dua jenis yang ada dapat menyesuaikan pengoperasian sehingga kebutuhan pekerjaan berjalan efektif.
Clam Shell
Clam shell merupakan jenis alat berat yang hampir mirip dengan excavator. Perbedaannya hanya terletak pada bucket yang terbuka untuk bisa menggali.
Nantinya bucket clam shell ini diturunkan ke dalam tanah, lalu ditarik kembali. Alat tersebut membantu memudahkan mengangkat tanah untuk dipindahkan.
Dragline Excavator
Untuk penggalian di bawah air, pembangunan pelabuhan, maupun lainnya, biasanya industri konstruksi menggunakan dragline excavator.
Alat ini memiliki boom panjang yang berfungsi untuk dapat menggali material berat dan besar dengan mudah.
Chain Trenchers
Untuk proses penggalian parit dalam kondisi tanah yang keras dan sulit digali, biasanya industri konstruksi menggunakan alat chain trenchers.
Alat ini dibuat khusus untuk menggali parit yang sempit nan dalam. Jenis ini sangat cocok untuk pekerjaan instalasi utilitas serta jaringan pipa.
Baca Juga: 20 Macam Alat Berat Tambang dan Kegunaannya, Simak Disini
Wheel Trenchers
Wheel trenchers merupakan alat berat dengan roda bergerigi yang besar. Tujuan adanya roda bergerigi tersebut yaitu untuk menggali tanah. Biasanya alat ini digunakan dalam pembuatan trotoar ataupun penggalian akses.
Wheel Tractor Scrapers
Untuk meratakan permukaan tanah, alat wheel tractor scrapers sering dipilih. Alat ini dapat meratakan tanah dengan cara pengikisan.
Biasanya alat ini digunakan untuk memotong lereng bendungan ataupun tanggul.
Three Wheel Roller
Three wheel roller menjadi alat berat dengan memiliki tiga roda. Kegunaan alat ini yaitu untuk memadatkan tanah.
Dengan adanya tiga roda yang dimiliki, alat ini dapat memungkinkan mobilitas tinggi ketika memadatkan lapisan tanah kasar.
Tandem Roller
Tandem roller adalah alat yang biasa digunakan untuk memadatkan tanah dengan menggunakan dua roda berjajar. Biasanya alat ini digunakan untuk penggilasan akhir pada beton maupun aspal.
Sheep Foot Roller
Alat untuk memadatkan tanah selanjutnya yaitu sheep foot roller. Alat ini dilengkapi dengan roda yang mirip seperti kaki kambing.
Sehingga alat ini dapat berguna untuk memadatkan tanah yang mengandung material berbahan kasar.
Vibrating Compactor
Berbeda dengan alat lainnya, vibrating compactor dapat berfungsi untuk memadatkan tanah melalui getaran.
Alat ini cukup efektif untuk mengisi ruang kosong di dalam tanah. Selain itu, alat ini juga dapat membantu tanah menjadi lebih padat daripada sebelumnya.
Pneumatic Tired Roller
Dengan adanya ban karet, pneumatic tired roller dapat membantu memadatkan material. Alat ini sangat cocok jika digunakan pada tanah atau permukaan yang keras.
Mesh Grid Roller
Mesh Grid Roller salah satu jenis alat berat yang biasa digunakan untuk memadatkan tanah berbatu. Alat ini memiliki roda dengan bentuk anyaman, sehingga efektif untuk bekerja di atas material tanah yang keras.
Paver
Alat berat paver biasanya digunakan untuk menghamparkan material aspal di jalanan. Alat ini akan bekerja dengan diikuti roller.
Tujuannya yaitu agar aspal padat dengan sempurna, sehingga dapat membantu pembangunan jalan secara efisien.
Telehandler
Untuk mengangkat material berat, biasanya industri konstruksi menggunakan telehandler. Alat ini memiliki boom yang dapat dinaik turunkan untuk memudahkan pekerjaan.
Bentuknya hampir mirip dengan forklift, namun kemampuan telehandler jauh lebih tinggi dan fleksibel.
Boom Lift
Boom lift merupakan alat berat yang sering digunakan untuk mengangkut pekerja ke ketinggian tertentu. Selain itu, alat ini juga dapat digunakan untuk mengangkat material dalam pekerjaan konstruksi gedung.
Scissor Lift
Jenis alat berat selanjutnya yaitu scissor lift. Alat ini memiliki platform dengan bentuk gunting. Fungsinya tidak jauh berbeda dengan boom lift, yaitu untuk mengangkat pekerja maupun material ke ketinggian tertentu.
Tower Crane
Untuk mengangkat material berat ke tempat yang cukup tinggi, biasanya industri konstruksi menggunakan tower crane.
Alat ini memiliki daya angkat yang besar, sehingga sering sekali digunakan untuk keperluan proyek pembangunan gedung bertingkat.
Mobile Crane
Mobile crane merupakan salah satu jenis alat berat yang dapat bergerak ke beberapa lokasi. Alat ini lebih fleksibel dibandingkan tower crane.
Dengan kelebihannya, alat ini dapat digunakan untuk mengangkat material berat secara mudah.
Hoist Crane
Untuk mengangkat material pada lokasi perbengkelan serta pergudangan, hoist crane pilihannya. Alat ini biasanya berada di sepanjang rel dan hanya dapat bergerak maju-mundur.
Train Crane
Jenis alat berat train crane sering digunakan untuk mengangkat material proyek pembangunan atau perbaikan jalur kereta api.
Biasanya alat ini mengangkat material berat yang sering dibutuhkan dalam proyek tersebut.
Vibro Hammer
Vibro hammer menjadi salah satu peralatan konstruksi yang biasa digunakan untuk memasukkan serta mencabut tiang pancang.
Cara kerjanya yaitu dengan mengirimkan energi getaran frekuensi tinggi ke tiang pancang. Hal ini dapat membuat partikel tanah menjadi longgar dan mengurangi hambatan kerja.
Soil Stabilizer
Jenis alat berat soil stabilizer berfungsi untuk memperbaiki serta meningkatkan kualitas tanah. Dengan menggunakan alat ini, kestabilan tanah akan meningkat dan jalan dapat menopang kendaraan besar.
Biasanya alat ini digunakan pada proyek konstruksi seperti pembangunan jalan raya maupun landasan pacu.
Concrete Batching Plant
Biasanya alat concrete batching plant digunakan untuk mengolah serta memproduksi beton. Hasil beton yang diproduksi umumnya berjumlah besar.
Hal tersebut bertujuan agar kegiatan produksi menjadi lebih produktif. Selain itu, alat ini juga memiliki tiga jenis utama yaitu dry mix plant, wet mix plant, dan mobile plant.
Articulated Dump Truck (ADT)
Jenis alat berat terakhir yang sering ada pada industri konstruksi yaitu Articulated Dump Truck (ADT). Alat ini sering sekali digunakan untuk mengangkut material berat di lokasi yang sulit diakses.
Keunikan ADT ini terletak pada kemampuannya yang dapat bermanuver lebih baik di jalanan tidak rata.
Baca Juga: Jenis SIM Alat Berat, Syarat, dan Cara Mendapatkannya dengan Mudah
Fungsi Jenis Alat Berat pada Sektor Konstruksi
Setiap alat berat memiliki fungsi yang cukup penting dalam sektor konstruksi. Adapun beberapa manfaat jenis alat berat yang telah Djatgo susun yaitu:
- Penggalian dan Pemindahan Material: beberapa jenis alat berat seperti excavator, wheel loader, dan lainnya digunakan untuk menggali serta memindahkan material. Biasanya material yang harus dipindahkan berupa pasir, tanah, dan batu.
- Pengangkatan Material Berat: crane dan forklift berfungsi sebagai alat yang dapat mengangkat serta memindahkan material berat ke wilayah tinggi.
- Perataan Wilayah Kerja: grader dan juga bulldozer biasanya digunakan untuk meratakan wilayah kerja. Hal ini bertujuan untuk memastikan jika permukaan tanah telah rata dan siap untuk konstruksi.
- Pemadatan Tanah: alat berat juga dapat digunakan untuk memadatkan tanah serta material lainnya. Hal ini bertujuan agar tanah cukup kuat dan stabil untuk konstruksi.
- Penghamparan Aspal: untuk memastikan permukaan jalan halus dan rata, industri konstruksi biasa menggunakan asphalt paver agar aspal dapat terhampar di jalan. Proses ini menjadi bagian penting yang bertujuan agar konstruksi jalan tetap kuat dan bertahan lama.
Dalam industri konstruksi, penggunaan berbagai jenis alat berat dapat membantu pekerja memahami prosedur keselamatan serta regulasi teknis.
Selain itu, biasanya penggunaan alat berat akan diawasi oleh operator serta pengawas yang menguasai standar kerja. Hal ini dikarenakan penggunaan alat berat memiliki risiko yang sangat tinggi.
Rekomendasi Jasa Kirim Alat Berat ke Luar Kota dengan Aman
Mengirim alat berat ke luar kota bukanlah aktivitas sederhana yang bisa dilakukan sendiri. Rata-rata alat berat memiliki ukuran besar dan dimensi yang tidak standar.
Sehingga pengiriman alat berat ke luar kota membutuhkan perencanaan matang agar tidak rusak. Agar pengiriman berjalan lancar, kamu bisa menggunakan jasa kirim alat berat ke luar kota.
Kamu bisa memilih Djatgo sebagai jasa kirim terpercaya. Djatgo telah memiliki pengalaman dalam mengirim alat berat ke luar kota dengan aman.
Ditambah Djatgo menyediakan layanan unggul yang dapat mempermudah jalannya pengiriman.
Adapun keunggulan yang diberikan meliputi door to door, gratis jemput, jasa packing, asuransi, tracking online, dan jangkauan nasional terluas.
Untuk memastikan proses pengiriman berjalan aman, Djatgo pilihan tepat kamu. Jika kamu tertarik dengan pelayanan yang diberikan Djatgo, hubungi pihak jasa kirim melalui website resmi.
Nantinya kamu akan terhubung ke kontak marketing untuk mulai berkonsultasi. Jadi, percayakan kebutuhan alat berat kamu ke Djatgo agar prosesnya lebih praktis, tepat waktu, dan efisien.
FAQ
Apa saja macam macam alat berat konstruksi?
Ada banyak jenis alat berat yang biasa digunakan pada sektor konstruksi. Adapun alat-alatnya yaitu bulldozer, crane, excavator, forklift, grader, paver, dan lain-lainnya.
Apa alat mobile crane dan tower crane sama?
Mobile crane merupakan salah satu jenis alat berat yang dapat bergerak ke beberapa lokasi. Kegunaannya hampir sama, namun alat ini lebih fleksibel jika dibandingkan tower crane.
Apa saja fungsi berbagai jenis alat berat?
Adapun fungsinya yaitu penggalian, pemindahan material, pengangkatan, perataan wilayah kerja, pemadatan, serta penghamparan aspal.
Apa alat yang digunakan untuk perataan wilayah kerja?
Biasanya alat yang digunakan untuk meratakan tanah wilayah kerja yaitu grader dan juga bulldozer.


