Pelabuhan Tanjung Perak : Sejarah, Fasilitas, dan Lokasinya – Pelabuhan Tanjung Perak menjadi salah satu terminal yang cukup berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi di Surabaya dan sekitarnya.
Sebagai salah satu pelabuhan terpenting di Indonesia, Tanjung Perak berperan dalam mendukung aktivitas perdagangan, logistik, serta transportasi laut.
Selain itu, pelabuhan ini juga berfungsi sebagai distributor barang di kawasan Indonesia Timur.
Untuk mengetahui lebih lengkapnya, pada kesempatan kali ini Djatgo akan menjelaskan sejarah, fasilitas, serta lokasi pelabuhan Tanjung Perak. Adapun pembahasannya, mari simak artikel berikut ini.
Sedang Membahas Tentang
ToggleSejarah dan Perkembangan Pelabuhan Tanjung Perak
Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya memiliki sejarah yang panjang dan beragam. Pelabuhan ini memiliki peran penting dalam perdagangan maritim di wilayah Jawa Timur.
Berikut sejarah dan perkembangan pelabuhan Tanjung Perak yang telah Djatgo susun yaitu:
Awal Pembangunan
Pelabuhan Tanjung Perak dibangun pada tahun 1875 ketika pemerintah kolonial Belanda masih berkuasa.
Tujuan pembangunan pelabuhan ini dimaksud untuk mengatasi keterbatasan pelabuhan Surabaya yang tidak memadai.
Dengan pembangunan pelabuhan Tanjung Perak ini, akomodasi lalu lintas kapal semakin meningkat.
Perkembangan Awal
Seiring perkembangan zaman, pelabuhan Tanjung Perak terus mengalami kemajuan. Sebagai pelabuhan besar di Jawa Timur, Tanjung Perak menjadi pusat perdagangan penting di wilayah tersebut.
Pelabuhan ini menjadi jantung ekonomi Surabaya dan pusat pendistribusian barang ke berbagai wilayah Indonesia.
Peran Selama Perang Dunia II
Pada tahun 1942, ketika perang dunia II masih berlangsung, pelabuhan Tanjung Perak menjadi salah satu tempat yang diserang oleh Jepang.
Pelabuhan ini juga selalu mendapatkan serangan udara dari pasukan sekutu. Dengan adanya serangan tersebut, pelabuhan Tanjung Perak mengalami kerusakan besar pada infrastrukturnya.
Pasca Kemerdekaan
Pada tahun 1945, setelah Indonesia mendapatkan kemerdekaannya, pelabuhan Tanjuk Perak berperan sebagai pusat perdagangan utama di wilayah Jawa Timur.
Agar pertumbuhan ekonomi dan lalu lintas kapal semakin meningkat, pemerintah Indonesia terus melakukan modernisasi serta memperluas fasilitas pelabuhan.
Perkembangan Modern
Sampai saat ini pelabuhan Tanjung Perak menjadi salah satu terminal utama di Indonesia. Untuk meningkatkan infrastruktur pelabuhan, pemerintah Indonesia terus melakukan investasi.
Adapun fasilitas yang terus dikembangkan yaitu dermaga, terminal peti kemas, fasilitas logistik, serta manajemen kapal modern.
Baca Juga : Apa Saja Dermaga dan Pelabuhan di Pontianak
Lokasi Pelabuhan Tanjung Perak
Pelabuhan Tanjung Perak terletak di Surabaya Utara, Jawa Timur. Tempatnya membentang di sepanjang Selat Madura, berhadapan langsung dengan pulau Madura.
Secara administratif, pelabuhan ini masuk ke wilayah Kecamatan Pabean Cantian, kota Surabaya.
Lokasinya cukup strategis karena terhubung langsung dengan beberapa pusat distribusi dan perdagangan.
Akses jalan menuju lokasi pelabuhan Tanjung Perak ini juga mudah dijangkau, untuk sampai di sana kamu bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Fasilitas di Pelabuhan Tanjung Perak
Sebagai salah satu pelabuhan terbesar dan tersibuk di Indonesia, Tanjung Perak menyediakan berbagai fasilitas yang mendukung segala aktivitas bongkar muat.
Adapun beberapa fasilitas yang disediakan menurut Djatgo antara lain yaitu:
- Terminal Kontainer: terminal di pelabuhan Tanjung Perak dilengkapi berbagai fasilitas bongkar muat untuk kapal besar. Selain itu, dilengkapi juga dengan peralatan crane modern yang membuat proses handling peti kemas berjalan cepat.
- Dermaga Khusus: selain peti kemas, pelabuhan ini memiliki dermaga khusus untuk mengangkut barang umum serta penumpang. Dermaga khusus ini biasanya melayani beberapa rute domestik ataupun lintas pulau di Indonesia.
- Pemandu dan Tunda Kapal: pelabuhan ini dilengkapi dengan adanya fasilitas pemanduan kapal dan kapal tunda. Fasilitas tersebut beroperasi selama 24 jam untuk membantu manuver kapal agar berjalan aman.
- Gudang: pelabuhan ini memiliki 17 gudang dengan total 126.000 meter persegi. Umumnya barang-barang yang disimpan di dalam gudang meliputi alat elektronik, barang curah, dan barang berbahaya.
- Peralatan Bongkar Muat: pelabuhan Tanjung Perak memiliki berbagai jenis peralatan bongkar muat. Adapun peralatan yang dimiliki meliputi crane, forklift, serta conveyor.
Dengan meningkatnya beberapa fasilitas, pelabuhan Tanjung Perak diharapkan dapat meningkatkan kelancaran kegiatan bongkar muat serta pendistribusian barang.
Dermaga yang Ada di Pelabuhan Tanjung Perak
Pelabuhan Tanjung Perak memiliki beberapa dermaga dengan spesifikasinya masing-masing. Adapun daftar dermaga yang ada di pelabuhan Tanjung Perak menurut Djatgo yaitu:
Dermaga Jamrud
Jamrud merupakan dermaga yang melayani general cargo serta curah kering di wilayah pelabuhan Tanjung Perak. Dermaga ini memiliki tiga bagian utama yang memiliki fungsinya masing-masing.
Adapun bagiannya yaitu Jamrud Utara dan Barat untuk curah kering Internasional, serta Jamrud Selatan untuk layanan general cargo domestik.
Dermaga Mirah
Mirah merupakan dermaga yang melayani kegiatan bongkar muat barang. Dermaga ini memiliki luas sekitar 1,7 hektar dan panjang 640 m. Terdapat 4 gudang yang berada di dermaga Mirah ini.
Gudang yang ada memiliki luas 13.700 m2 dan besar lapangan penumpukan sekitar 15.965 m2.
Baca Juga : 10 Dermaga & Pelabuhan di Makassar yang Patut Kamu Tahu
Dermaga Kalimas
Dermaga Kalimas merupakan sub terminal penumpang tipe C. Lokasinya berada di Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya.
Dermaga ini memiliki luas sekitar 1.845 m2 yang dibangun untuk revitalisasi area parkir kendaraan. Area dermaga ini dibagi menjadi dua, yaitu wilayah bongkar muat serta penunjang.
Pembagian wilayah ini dilakukan agar tidak adanya antrean dan kepadatan tinggi setiap harinya.
Dermaga Nilam Utara
Untuk mempermudah proses bongkar muat barang curah kering, pelabuhan Tanjung Perak menyediakan dermaga Nilam Utara ini.
Ada beberapa fasilitas yang disediakan di dermaga ini yaitu jalur pipa untuk produk serta boiler.
Selain itu, dermaga Nilam Utara ini juga memiliki beberapa layanan seperti back loading, terminal dengan sistem otomatisasi, impor-ekspor, serta lainnya.
Dermaga Berlian
Pada tahun 2020 dermaga Berlian menyediakan layanan bongkar muat peti kemas domestik. Ada tiga terminal yang ada di dermaga ini, yaitu Berlian Timur, Utara, dan Barat.
Untuk Berlian Timur, terminal ini melayani kontainer Internasional dan curah kering. Sedangkan Berlian Utara dan Barat melayani kontainer domestik.
Demikian informasi lengkap mengenai pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya. Sebagai pelabuhan besar di Indonesia, Tanjung Perak memiliki peranan yang sangat penting.
Sehingga perekonomian negara menjadi meningkat dengan adanya pelabuhan ini.
FAQ
Kapan Pelabuhan Tanjung Perak dibangun?
Pelabuhan Tanjung Perak dibangun pada 1875 ketika pemerintah kolonial Belanda masih berkuasa.
Di mana Pelabuhan Tanjung Perak berada?
Pelabuhan Tanjung Perak terletak di Surabaya Utara, Jawa Timur. Tempatnya membentang di sepanjang Selat Madura, berhadapan langsung dengan pulau Madura.
Secara administratif, pelabuhan ini masuk ke wilayah Kecamatan Pabean Cantian, kota Surabaya.
Apa tujuan dibangunnya Pelabuhan Tanjung Perak?
Tujuan pembangunan pelabuhan ini dimaksud untuk mengatasi keterbatasan Pelabuhan Surabaya yang tidak memadai.
Dengan pembangunan Pelabuhan Tanjung Perak ini, akomodasi lalu lintas kapal semakin meningkat.
Apa saja dermaga yang ada di Pelabuhan Tanjung Perak?
Ada beberapa dermaga yang berada di Pelabuhan Tanjung Perak yaitu Jamrud, Mirah, Kalimas, Nilam Utara, dan Berlian.

