Promo Cuan Djatgo

Fakta Dibalik Larangan Pindah Rumah di Bulan Suro

Fakta Dibalik Larangan Pindah Rumah di Bulan Suro – Dalam kepercayaan Jawa, bulan Suro dianggap sebagai bulan yang sakral.

Dalam tradisi tersebut, masyarakat percaya jika pindah rumah di bulan suro menjadi larangan yang harus diikuti oleh mereka. 

Pindah Rumah di Bulan Suro

Keyakinan tersebut dimulai pada pemahaman jika 1 suro menjadi bulan yang dipenuhi dengan energi spiritual.

Banyak masyarakat percaya jika pintu gerbang antara alam manusia dan gaib menjadi lebih tipis, sehingga berpotensi mengganggu keseimbangan energi.

Tapi apa benar pindahan rumah pada bulan suro dilarang? Untuk mengetahui kebenarannya, mari baca pembahasan di bawah ini.

Pindahan Rumah di Bulan Suro

Bulan suro menjadi salah satu bulan sakral dalam kebudayaan Jawa. Bulan ini dipercaya memiliki beberapa mitos yang tidak boleh dilanggar oleh masyarakat.

Jika kamu melakukan beberapa larangan yang ada, kamu bisa mendapatkan malapetaka. 

Salah satu hal yang dilarang dalam kebudayaan jawa yaitu melakukan pindah rumah di bulan suro.

Dalam budaya kejawen kepercayaan adanya hari baik dan buruk, sehingga pindah rumah di bulan ini menjadi salah satu pantangan pada malam satu suro.

Masyarakat Jawa memiliki pandangan jika pindah rumah selama bulan suro menjadi hal yang sangat dilarang. Mereka percaya akan mengalami kesialan jika tetap melanggar mitos tersebut.

Selain mengalami kesialan, konon katanya dapat membuat hubungan rumah tangga menjadi tidak harmonis dan sering bertengkar jika melanggar aturan tersebut.

Hal yang Dilarang Saat Bulan Suro Selain Pindahan Rumah

Larangan di bulan suro sering menjadi pembahasan dalam budaya Jawa. Bulan ini dipercaya akan membawa keselamatan jika dijauhi.

Dalam pandangan suku Jawa sendiri, bulan suro dianggap sakral dan penuh dengan energi spiritual.

Hal ini berdampak pada beberapa larangan yang diawasi ketat oleh masyarakat. Berikut beberapa larangan pada bulan suro yang harus dijauhi:

Menikah

Masyarakat Jawa percaya jika menikah pada bulan suro akan membawa kesialan serta konflik dalam rumah tangga.

Kepercayaan larangan menikah pada bulan suro ini muncul dari tradisi leluhur yang dianggap menjadi bagian dari nilai budaya lokal.

Khitan (Sunat)

Di beberapa wilayah Jawa, melakukan khitan pada bulan suro harus dihindari karena dipercaya akan memperburuk kesehatan anak dan juga mengundang kesialan.

Masyarakat percaya jika bayi akan mengalami penyakit atau gangguan spiritual jika melakukan khitan pada bulan ini.

Bangun Rumah

Bangun rumah pada bulan suro juga dianggap mengganggu energi suci bulan tersebut. Larangan ini sangat melekat di beberapa desa yang ada di wilayah Jawa.

Pendekatan budaya Jawa juga memberitahu jika bangun rumah baru pada bulan suci dapat membawa kesialan serta penurunan keberuntungan keluarga selama setahun ke depan.

Tujuh Bulanan

Tradisi tujuh bulanan dipercaya rentan jika dilaksanakan ketika bulan suro. Banyak masyarakat percaya jika hajatan sangat dihindari karena dikhawatirkan akan menimbulkan gangguan spiritual pada bayi dan juga ibu hamil.

Bepergian Jauh

Masyarakat Jawa percaya jika melakukan perjalanan jauh pada bulan suro akan meningkatkan risiko kecelakaan dan juga gangguan ghaib.

Larangan ini berkaitan dengan mitos satu suro yang menjadi malam awal tahun Jawa. Apalagi malam satu suro identik dengan kesunyian dan larangan untuk tidak keluar rumah.

Baca Juga : Ini Dia Kado Pindah Rumah Tionghoa yang Berkesan

Melakukan Hajatan

Melakukan beberapa hajatan seperti selamatan desa, hiburan seni, sunatan massal juga sangat dihindari karena dipercaya dapat mengganggu keberkahan serta memancing bahaya.

Apalagi bulan suro ditandai dengan suasana yang khidmat, bersih, serta menjunjung tinggi nilai kesucian.

Pindahan Rumah

Fakta Bulan Suro/Muharram dalam Islam

Bulan suro atau Muharram memiliki keistimewaan dalam Islam berdasarkan beberapa peristiwa bersejarah dan sesuai dengan ajaran Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam.

Adapun beberapa fakta bulan suro atau Muharram dalam Islam yaitu sebagai berikut ini:

Bulan Pertama pada Kalender Hijriyah

Pada kalender hijriyah, Muharram menjadi bulan pertama yang ditandai dengan permulaan tahun baru Islam.

Kalender hijriyah didasarkan pada peristiwa hijrahnya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam dari Makkah ke Madinah yang menjadi hal penting dalam sejarah Islam.

Bulan yang Penuh Berkah

Bulan ini disebut sebagai Syahrullah atau yang berarti bulan Allah. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bahkan mengistimewakan bulan ini dengan menyebutnya sebagai salah satu bulan yang penuh keberkahan dan kemuliaan.

Puasa Asyura

Salah satu amalan yang sangat disarankan pada bulan ini yaitu berpuasa pada hari Asyura. Puasa Asyura memiliki manfaat besar yang dapat menghapus dosa-dosa kecil selama satu tahun sebelumnya.

Penyelamatan Nabi Musa AS

Pada hari Asyura, Allah Subhanahu wa ta’ala menyelamatkan Nabi Musa AS dan Bani Israil dari kejaran Firaun dengan membelah Laut Merah.

Peristiwa ini menjadi salah satu mukjizat besar yang menunjukkan kekuasaan Allah Subhanahu wa ta’ala.

Peristiwa Karbala

Pada tanggal 10 Muharram 61 H (680 M) terdapat satu peristiwa tragis yang di mana salah satu cucu Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam, Imam Husain bin Ali dan para pengikutnya dibunuh dengan kejam.

Peristiwa ini dikenang oleh umat Islam sebagai sejarah yang penuh dengan kesedihan dan penghormatan.

Baca Juga : Apa Saja Bulan Islam yang Baik untuk Pindah Rumah 

Bulan Haram

Muharram menjadi salah satu dari empat bulan haram atau bulan suci dalam Islam. Pada bulan haram ini, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan amal ibadah dan menjauhi segala kemaksiatan.

Hijrahnya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam

Penetapan kalender hijriyah yang dimulai dari bulan Muharram memiliki makna penting bagi umat Islam.

Hijrahnya Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam dari Makkah ke Madinah menjadi momen penting dalam penyebaran agama Islam dan pembentukan masyarakat Islam di Madinah.

Bulan Muharram atau bulan suro terus dihormati oleh masyarakat, baik itu dalam kepercayaan Jawa maupun ajaran agama Islam.

Di Jawa, bulan ini dipenuhi dengan kepercayaan yang mencerminkan penghormatan terhadap kekuatan supranatural.

Sedangkan dalam Islam, Muharram menjadi salah satu bulan haram yang dipenuhi dengan nilai spiritual yang tinggi.

FAQ

Kenapa tidak boleh pindahan di bulan Suro?

masyarakat Jawa percaya akan mengalami kesialan jika tetap melanggar mitos tersebut. Selain itu juga akan membuat hubungan rumah tangga menjadi tidak harmonis dan sering bertengkar jika melanggar aturan tersebut.

Bulan Suro dilarang apa saja?

Adapun beberapa larangan pada bulan suro yang harus dijauhi yaitu menikah, khitan (sunat), pindah rumah, bangun rumah, tujuh bulanan, bepergian jauh, serta melakukan hajatan.

Bulan Suro termasuk bulan apa dalam Islam?

Bulan Muharram.

Bulan Suro apakah boleh bepergian jauh?

Dalam kepercayaan Jawa, banyak masyarakat yang percaya jika bepergian jauh ketika bulan suro akan mendapatkan risiko besar.

Jika Anda suka dengan artikel ini , Share  ya !

Artikel Terkait Lainnya

whatsapp-icon

Hubungi Marketing Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Sintha Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Medan, Aceh, & Pekanbaru

🟢 Available

cs djatgo sinta

Marketing Tujuan Medan & Jawa

🟢 Available

cs djatgo virgi

Marketing Tujuan Sumatera

🟢 Available

Rina Marketing Djatgo

Marketing Tujuan Kalimantan

🟢 Available

Virgi Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Sulawesi, Bali, NTB, & Papua

🟢 Available

whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Sintha Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Virgi Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Rina Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Reka Float
whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Vivi Float
whatsapp-icon

Hubungi Marketing Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Sintha Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Medan, Aceh, & Pekanbaru

🟢 Available

whatsapp-icon

Silahkan Isi Untuk Memulai Percakapan di Whatsapp

Form Barang Gaspol Sintha Float
whatsapp-icon

Hubungi Marketing Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Virgi Marketing Djatgo 2025

Marketing Tujuan Sulawesi, Bali, NTB, & Papua

🟢 Available

whatsapp-icon

Hubungi Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Form Barang Sintha Float
whatsapp-icon

Hubungi Kami Untuk Mendapatkan Layanan Terbaik

Form Oodara